Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

Waduk Bendo Ponorogo Mengering, Makam Leluhur Desa Terlihat

Makam leluhur terlihat saat waduk Bendo mengering. (Foto: Fauzani Ahmad/jatimnow.com)
Makam leluhur terlihat saat waduk Bendo mengering. (Foto: Fauzani Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kemarau panjang menerjang Kabupaten Ponorogo. Hal itu menyebabkan air hulu Waduk Bendo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo surut.

Ini menyebabkan munculnya area pemakaman leluhur desa setempat. Padahal makam leluhur itu telah ambles karena pembangunan Waduk Bendo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Makam leluhur milik desa setempat tenggelam pada November 2021 lalu. Meski telah tenggelam, ketika air surut makam masih terlihat utuh berikut batu nisan, serta rumah-rumahan di atas makam.

“Sudah surut 2 sampai 3 bulan lalu. Memang perlahan-lahan. Tidak langsung memang. Makam mulai muncul ke permukaan,” ujar warga setempat, Sukamto.

Dia menjelaskan dulu bahwa makam sudah dipindah melalui ritual atau prosesi tertentu. Jumlah yang dipindahkan ada seribu makam. Semua terlihat saat air surut.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Sementara, mudin Desa Ngadirojo, Chairul Hadi mengatakan bahwa dulu ada 1000 makam. Lantaran sudah turun temurun.

“Di sini makam turun menurun dari leluhur di desa ini," katanya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Walaupun makam yang lama masih ada dan muncul ke permukaan. Dia mengatakan jika ziarah di makam yang baru. Lantaran warga percaya bahwa leluhurnya telah dipindahkan.

"Sudah tidak di makam yang lama, jadi kalau ziarah yang di makam yang baru,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.