Selasa, 16 Jun 2026 10:47 WIB

Cara Cat Lovers Bojonegoro Peringati World Rabies Day

Suasana saat pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi kucing. (Foto: Misbahul Munir/ jatimnow.com)
Suasana saat pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi kucing. (Foto: Misbahul Munir/ jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan pecinta kucing atau cat lovers ikuti vaksinasi rabies gratis dan kontes kucing sehat yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro, Sabtu (7/10/2023). Even ini bekerja sama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim VI.

Acara diselenggarakan dalam rangka memperingati World Rabies Day bertajuk 'All For One, One Health For All'. Ini sekaligus memberikan edukasi dan sosialisasi kesehatan hewan bagi para cat lovers Bojonegoro terhadap ancaman penyakit zoonosis yang mungkin menjangkit kucing kesayangan.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Komunitas Pecinta Kucing Bojonegoro (KPKB) pun ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan yang baru pertama diselenggarakan ini.

Terlihat beragam kucing nan lucu dan menggemaskan dari berbagai jenis turut dibawa.

Budi salah satu pecinta kucing asal Sumberrejo mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini. Pasalnya acara kontes kucing sehat ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Acara semacam ini bagus, selain bisa cek kesehatan kucing kesayangan. Juga menjalin silaturahmi antar pecinta kucing," ujar Budi.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskeswan drh. Indra Firmansyah mengatakan, vaksin rabies ini penting untuk menjaga kesehatan hewan dan terhindar dari penyakit zoonosis.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Syarat agar hewan peliharaan dapat divaksin rabies yaitu umur hewan minimal 4 bulan, hewan dalam keadaan sehat bebas dari kutu dan jamur, hewan tidak sedang bunting dan sudah mendapatkan obat cacing.

"Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang tepat sehingga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan, pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan menular, khususnya penyakit zoonosis,” singkatnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.