Senin, 22 Jun 2026 20:37 WIB

Poros Kiai 9 Jatim di Bojonegoro Berdoa Dukung Yenny Wahid Cawapres 2024

Suasana doa bersama dukung Yenny Wahid maju Cawapres di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Suasana doa bersama dukung Yenny Wahid maju Cawapres di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dukungan untuk Yenny Wahid bergema dari para kiai di wilayah Pantura (pantai utara Jatim). Mereka mendukung dan mendoakan putri Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilu 2024 mendatang.

Sejumlah kiai dari Bojonegoro, Tuban dan Lamongan yang mengatasnamakan 'Poros Kiai 9 Jatim' itu menggelar doa bersama untuk Yenny Wahid di Pondok Pesantren Modern Al Fatimah Bojonegoro, Kamis (5/10/2023).

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Poros Kiai 9 memandang sosok Yenny Wahid pantas untuk menjadi cawapres pada pemilu 2024. Selain dekat dengan seluruh lapisan masyarakat. Yenny Wahid juga merupakan keturunan langsung KH Hasyim Asy'ari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ormas Islam terbesar di Indonesia.

Pertemuan yang dimotori pengasuh Pondok Al Fatimah Bojonegoro yang juga pendiri Al Fatimah Institute, KH. Tamam Syaifuddin.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Menurut KH Tamam, silaturahmi dan doa bersama ini digelar tidak lepas dari perkembangan situasi politik di Indonesia saat ini.

"Selanjutnya kita juga mendoakan Kiai Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang merupakan guru bangsa dan bapak pluralisme. Sekaligus khususnya kita doakan mbak Yenny Wahid agar dalam kesempatan kali ini, diberikan kesempatan oleh Allah untuk menjadi calon pemimpin bangsa (cawapres) khususnya dalam Pilpres 2024 yang akan datang," kata dia.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Sosok Yenny Wahid menurutnya dipandang layak dan pantas menjadi pemimpin bangsa ini baik secara akademisi, sosok organisatoris yang berkiprah di Muslimat NU, Direktur Wahid Institute hingga sosok aktivis perempuan luar negeri.

Hadir dalam doa bersama ini KH. Khamim (Pon Pes Assalam), Habib Qodir, Habib Hamid, KH. Amin, KH. Muhadi, Gus Muh, KH. Bisri, KH. Imam Syafi'i, Kiai Sayi'i, Mbah Ali, Kiai Hafidz, Kiai Rokhim dan Gus Un.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.