Sabtu, 20 Jun 2026 03:40 WIB

Mas Dhito Cek Pasar Buah Banyakan, Minta Petani Mangga Podang Tidak Boosting

Mas Dhito berdialog dengan petani mangga podang di Pasar Buah Banyakan. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito berdialog dengan petani mangga podang di Pasar Buah Banyakan. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Memasuki musim panen mangga podang, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan pengecekan di Pasar Buah Banyakan, Kamis (5/10/2023) sore. Mas Dhito ingin memastikan buah mangga yang dijual petani benar-benar masak pohon.

Mas Dhito berdialog dengan para petani yang tengah menjual mangga panenannya di pasar. Dia juga mencoba mencicipi langsung mangga yang dijual petani.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Kita tes untuk memastikan petani tidak melakukan boosting atau booster terhadap tanamannya, tadi ada yang kita cek alhamdulilah ternyata masak dari pohon langsung," kata Mas Dhito.

Sebagai salah satu komoditas unggul tanaman hortikultura khususnya di wilayah barat sungai, Mas Dhito serius untuk melakukan pengawasan terhadap petani mangga podang.

Pengawasan itu untuk menjaga petani tidak melakukan booster atau memacu buah supaya cepat matang dengan ethrel. Diharapkan kualitas mangga podang tetap terjaga dan dapat meningkatkan nilai jual dan berdampak pada kesejahteraan petani.

"Pesannya buat petani mangga podang, jangan dibooster supaya cepat matang. Nanti cepat busuk seperti pengalaman tahun kemarin," pesan Mas Dhito.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Dalam kunjungannya ke pasar buah itu, Mas Dhito juga memborong 2 kuintal mangga podang dari Damis. Mas Dhito lalu membagikannya untuk warga.

Petani asal Dusun Gunung Butak, Bulusari, Tarokan itu mengaku, dari luasan lahan perkebunan mangga podang yang dimiliki, setiap dua hari dirinya mampu menjual hasil panenan sekitar 4 kwintal.

"Buahnya saya jaga supaya masak alami dari pohon, saya tidak pernah booster," akunya.

Baca Juga: Rakor Forkopimda di Jogja, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Kediri

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menerangkan, musim buah ini terjadi mulai pada September dimana setiap hari rata-rata bisa mencapai dua ton mangga podang dari petani masuk ke pasar buah.

"Nanti di bulan November bisa sampai lima ton, peak season (puncak berbuah) nanti di bulan November dan Desember," terangnya.

Pemasaran buah mangga podang itu tidak hanya lokal Kediri melainkan juga dikirim sampai ke Kalimantan, Bali, Surabaya dan beberapa daerah lain di sekitar Kediri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.