Kamis, 18 Jun 2026 06:58 WIB

Ikut Mediasi Banser-FPI, Ansor: Bu Risma Mewakili Arek Suroboyo

  • Penulis :
  • | Rabu, 29 Agu 2018 17:01 WIB
Wali Kota Risma saat mendatangi Mapolrestabes Surabaya
Wali Kota Risma saat mendatangi Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Meski tidak bersedia memberikan tanggapannya terkait hasil mediasi yang digelar Polrestabes Surabaya untuk mempertemukan Banser dan FPI, maksud Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma) hadir pada mediasi itu akhirnya terjawab.

M Faridz Afif, Ketua Ansor Surabaya yang sekaligus Panglima Banser Surabaya, mengungkap respon Risma disaat mediasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Bu Risma mewakili Farid (pemuda yang pakai baju Banser saat kericuhan, Jalan Indrapura, 26 Agustus 2018 kemarin, red)," sebut Afif, Rabu (29/8/2018).

Mengapa Risma datang untuk mewakili Farid? Menurut Afif, Risma menganggap bahwa Farid itu merupakan anak Surabaya (arek Suroboyo).

"Dia (Farid) kan anak Surabaya. Dan saya juga meminta maaf," beber Afif menirukan ucapan Risma dalam mediasi.

Memang, dari pantauan jatimnow.com, Farid, pemuda yang berpakaian Banser saat kericuhan di Jalan Indrapura, 26 Agustus 2018 kemarin, terlihat didatangkan dalam mediasi. Saat itu, Farid diduga melontarkan ujaran kebencian terhadap FPI. Farid bahkan meminta maaf kepada Afif di depan kamera wartawan. Farid

Terkait aksi Farid pada kericuhan tersebut, Afif menyebut bahwa Banser yang turun saat itu, non komando.

"Makanya kami tadi juga menyampaikan dalan mediasi bahwa kami masih menggali fakta, Banser yang turun itu ada yang menggerakkan atau nurani mereka sendiri," sambungnya.
 
Afif juga memastikan bahwa sejumlah Banser yang turun saat itu bukan dirinya dan bukan Pimpinan Cabang Ansor Surabaya yang memerintahkan.

"Sebab, Banser ini ada dua. Banser yang struktural dan Banser yang kultural. Yang kultural inilah yang susah kita deteksi. Karena mereka bergerak bukan atas perintah melainkan naluri," pungkasnya.

Reporter : Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.