Minggu, 21 Jun 2026 06:04 WIB

Ingin Hujan Segera Turun, Warga Binaan Rutan Trenggalek Gelar Salat Istisqa 

Warga binaan Rutan Klas II B Trenggalek saat menggelar salat istisqo. (Dok Rutan Klas IIb Trenggalek for jatimnow.com)
Warga binaan Rutan Klas II B Trenggalek saat menggelar salat istisqo. (Dok Rutan Klas IIb Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga binaan di Rutan Kelas IIB Trenggalek menggelar salat istisqa. Hal ini dilakukan sebagai ikhtiar untuk meminta diturunkannya hujan. Kemarau panjang yang terjadi saat ini menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek mengalami krisis air bersih.

Sebanyak 9 desa di 6 kecamatan mengalami kekeringan akibat sumber mata air dan sumur warga mengering selama musim kemarau ini.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala Rutan Kelas II B Trenggalek, I Kadek Dedy Wirawan, menyebut salat istisqa ini merupakan bentuk kepedulian warga binaan terhadap kondisi kemarau panjang yang terjadi. Sebanyak 570 warga binaan mengikuti pelaksanaan salat istisqa yang digelar di halaman dalam Rutan.

"Salat istisqa ini sebagai wujud kepedulian narapidana di Rutan Kelas IIB Trenggalek di musim kemarau," ujarnya, Sabtu (30/09/2023).

Salat istisqa dilakukan secara khusus oleh ratusan warga binaan. Usai melangsungkan salat istisqa mereka melanjutkannya dengan kegiatan peringatan maulid dengan membaca shalawat barzanji.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Para warga binaan ini berharap hujan bisa segera turun sehingga kebutuhan air bersih dapat tercukupi.

"Cuaca panas karena kemarau panjang membuat banyak warga Trenggalek dilanda kekeringan. Dengan salat istisqa semoga segera diturunkan hujan," terangnya.

Di Rutan Kelas IIB Trenggalek sendiri terdapat 8 sumur. Akan tetapi 6 sumur diantaranya sudah mengalami penurunan debit air, sehingga tidak dapat dipompa.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Pihak Rutan sendiri sudah menyiapkan tandon air untuk kebutuhan warga binaan. Mereka juga meminta warga binaan untuk tidak boros air.

"Kami sudah antisipasi dengan menyiapkan banyak tandon serta menambah lokasi sumber air di dalam rutan. Saat ini persediaan air masih cukup untuk narapidana," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.