Minggu, 07 Jun 2026 04:38 WIB

Serangan Tawon Vespa Melonjak di Tulungagung, Waspada Lur!

Petugas saat mengevakuasi sarang tawon vespa di rumah warga. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat mengevakuasi sarang tawon vespa di rumah warga. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Serangan tawon vespa mengalami tren peningkatan di Tulungagung.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sering mendapatkan permintaan untuk mengevakuasi sarang tawon vespa di rumah warga. Diduga faktor iklim menyebabkan perkembangbiakan tawon vespa mengalami peningkatan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Kasi Operasional dan Pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMKP) Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, serangan tawon vespa masuk ke rumah warga di Tulungagung mengalami kenaikan.

Hal ini diketahui dari seringnya laporan masyarakat untuk mengevakuasi sarang tawon vespa yang berada di rumah.

"Selama tahun ini jumlah warga yang lapor untuk minta dievakuasi sarang tawon meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya, Kamis (28/09/2023).

Bambang menjelaskan, berdasarkan data pada 2022 lalu, evakuasi sarang tawon vespa yang dilakukan oleh petugas Dinas PMKP Tulungagung mencapai 205 kasus. Sedangkan pada 2023 laporan evakuasi sarang tawon vespa di pemukiman warga naik hingga 335 kasus.

Baca Juga: Dear Prabowo, Produsen Tahu di Tulungagung Resah Karena Harga Kedelai Naik

"Pada 2023 ini angkanya sudah tinggi, padahal belum sampai akhir tahun. Kami memprediksi akan ada kenaikan serangan tawon vespa," tuturnya.

Berdasarkan inventarisasi kasus yang dilakukan, kebanyakan sarang tawon vespa ditemukan di atap rumah warga. Bahkan ada kasus ditemukannya sarang tawon vespa di sound sistem warga. Kenaikan kasus serangan tawon vespa di Tulungagung disebabkan oleh beberapa kemungkinan. Yakni, perubahan iklim dan proses kembang biak tawon vespa yang meningkat.

"Kalau soal habitat, kami kurang yakin. Tapi yang jelas perkembangan tawon vesapa meningkat," jelasnya.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Tawon vespa akan sangat membahayakan jika menyengat orang. Sengatan tawon vespa dapat menyebabkan kelumpuhan hingga meninggal dunia.

"Untungnya warga cepat melaporkan ke petugas, sehingga kami bisa segera evakuasi. Bahkan petugas kami juga pernah ada yang tumbang akibat sengatan tawon vespa," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Jember tidak lagi dipandang sekedar daerah rural yang identik dengan komoditas tembakau atau pusat edukasi regional. Namun, telah bertransformasi menjadi magnet investasi baru.