Selasa, 23 Jun 2026 02:23 WIB

Sosialisasikan Larangan Tenaga Kerja Anak, AOI Adakan Ceria Story Telling di Lamongan

jatimnow.com - Isu tenaga kerja anak masih perlu mendapat perhatian. Pasalnya, di beberapa wilayah di Indonesia, hal ini masih terjadi.

Bekerja sama dengan IDFoS Indonesia, PT Alliance One Indonesia (AOI) menggelar kegiatan Ceria di SDN Ganggangtingan Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan yang merupakan bentuk sosialisasi dan edukasi terkait dampak negatif dari mempekerjakan anak di bawah umur di lahan pertanian tembakau.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

Kegiatan yang mengusung tema “STOP Pekerja Anak, Kembali Untuk Berprestasi" ini diikuti oleh 105 peserta, yang terdiri dari 54 siswa dan 51 wali murid kelas 3 sampai 6.

Laily Mubarokah selaku Manajer Program Ceria IDFoS Indonesia menuturkan bahwa, Program Child Labor Eradication Initative in Tobacco Area (Ceria) merupakan progam inisiatif pemberantasan pekerja anak di kawasan tembakau. Salah satu bentuk kegiatannya adalah story telling.

"Program Ceria adalah program eliminasi pekerja anak di lingkungan tembakau dan memberikan pemahaman akan bahaya tembakau bagi anak," ungkap Laily, Selasa (26/9/2023).

Kegiatan story telling ini adalah sarana edukasi untuk memberikan pemahaman ke petani tembakau tentang UU No 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan tidak untuk anak di bawah umur.

"Karena anak seharusnya belajar dan berprestasi di dalam bangku pendidikan," tegas Laily.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Koordinator ESG PT AOI, Lukman Nugroho Prayitno mengatakan bahwa, selain story telling, edukasi ini dikemas dengan berbagai metode game seru agar materi dapat tersampaikan dengan baik dan tidak membosankan.

"Kami berpesan untuk para orang tua yang sebagian besar adalah petani tembakau agar tidak melibatkan anak dalam dunia kerja, sebab akan sangat berbahaya jika mengikutsertakan anak - anak dalam produksi tembakau apalagi sampai memperkerjakan anak - anak tersebut," terang Lukman.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Ganggangtingan Sulih Basuki mengungkapkan, Program Ceria harus terus konsisten untuk mendukung aturan yang dibuat pemerintah mengenai larangan mempekerjakan anak di bawah umur.

"Kegiatan ini sangat bagus, memberin pemahaman pada orang tua untuk tidak memperkejakan anak di bawah umur perlu dilakukan secara terus menerus dan perlahan," ungkap Sulih Basuki.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Diakui Sulih Basuki, faktor ekonomi lah yang mendorong beberapa orang tua melibatkan anak dalam dunia kerja.

Namun dirinya berharap edukasi pada masyarakat terkait aturan tersebut bisa terus dilaksanakan.

"Harapannya, program ini ada setiap tahun," pungkas Basuki.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.