Senin, 22 Jun 2026 11:34 WIB

Mas Syah Bareng Forkopimda Trenggalek Salurkan Bantuan Pangan Tahap 2, Tekan Laju Inflasi

Wakil Bupati Trenggalek, Syah M Natanegara saat menyalurkan bantuan. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Wakil Bupati Trenggalek, Syah M Natanegara saat menyalurkan bantuan. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegata bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek menyerahkan bantuan pangan tahap II tahun 2023 di Balai Desa Pandean, Kecamatan Durenan.

Bantuan ini sendiri diberikan dalam rangka menekan laju inflasi, dimana menurunnya daya beli masyarakat akibat mahalnya harga-harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Selain bantuan pangan Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pertanian dan Pangan juga mengajak masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) menanam tanaman cabai.

Menurut Syah, cabai dipilih karena komoditas ini menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Mau harganya berapapun masyarakat tetap membali komoditas ini.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

"Harapannya dengan menanam sendiri mereka dapat mengurangi beban hidupnya. Ini salah satu upaya pemerintah untuk menekan laju inflasi. Harapannya tentunya untuk mengurangi beban hidup masyarakat," ujarnya, Senin (25/9/2023).

Dalam penyaluran bantuan pangan ini Syah juga mengajak seluruh masyarakat untuk bisa memanfaatkan ruang dan lahan kosong disekitarnya. Dengan menanam sendiri harapannya beban hidup mereka bisa berkurang.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Manfaatkan lahan-lahan kosong biarpun itu hanya muat 1 atau 2 polybag," tuturnya.

Untuk bantuan pangan ini sendiri, pemerintah menggandeng PT. Pos Indonesia dan Perum Bulog. Sedangkan dalam bantuan pangan ini akan disalurkan sebanyak 800 ton beras untuk 3 bulan. Masing-masing masyarakat penerima manfaat akan menerima 10 Kg beras.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.