Senin, 22 Jun 2026 17:47 WIB

Konsisten Cetak Atlet Berprestasi, Bank Jatim Raih Penghargaan sebagai Badan Usaha Peduli Olahraga

Penyerahan penghargaan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman. (Foto: Bank Jatim for jatimnow.com)
Penyerahan penghargaan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman. (Foto: Bank Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) berhasil mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Badan Usaha Peduli Olahraga pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Jatim 2023.

Bertempat di GOR Jayabaya Kediri, penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman dan disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Ario Bimo Nandito Ariotedjo, Jumat (22/9/2023).

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Busrul menjelaskan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Pemprov Jawa Timur atas penghargaan yang telah diberikan kepada Bank Jatim.

"Penghargaan ini diberikan atas kepedulian Bank Jatim terhadap perkembangan serta konsistensi dalam menciptakan atlet berprestasi. Sebab, keberhasilan olahraga harus didukung oleh semua pihak, tidak hanya pemerintah saja, tetapi juga perbankan,” tegasnya.

Selain menerima penghargaan, dalam kesempatan tersebut, Bank Jatim juga memberikan apresiasi berupa uang pembinaan kepada delapan atlet purna olahraga berprestasi. Nominal uang yang diberikan kepada para atlet sebesar Rp10.000.000.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Adapun delapan atlet tersebut berasal dari berbagai cabang olahraga. Seperti olahragawan atletik, balap sepeda, angkat berat, taekwondo, dan senam.

”Hal ini kami lakukan sebagai bentuk terima kasih karena mereka sudah berkontribusi mengharumkan nama Jawa Timur atas semua prestasinya. Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk atlet-atlet lain agar terus semangat mencetak prestasi gemilang, baik di Jawa Timur, nasional, maupun internasional,” papar Busrul.

Sementara itu, Khofifah juga menjelaskan, dalam Haornas ini diharapkan semua pihak dapat terus membangun semangat dan komitmen bersama sehingga akan terbangun pentahelix approach yang berisi dari berbagai unsur. Mulai dari perguruan tinggi, pemerintah, media, sampai atlet.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Ini tentu bisa menjadi satu kesatuan demi memajukan olahraga berprestasi maupun olahraga rekreasi di Jawa Timur. Jadikan gelanggang sebagai bagian dari semangat untuk tetap menjadi pemenang dan harumkan nama Jawa Timur serta Indonesia menuju juara dunia. Mari terus kawal kemajuan olahraga di Jawa Timur,” tegasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.