Kamis, 18 Jun 2026 14:36 WIB

Biaya Pengobatan Balita Tercebur Kuah Panas Ditanggung Dinsos P3A Ponorogo

Kantor Dinsos P3A Ponorogo (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kantor Dinsos P3A Ponorogo (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo menyatakan bahwa biaya pengobatan Ramadani Pelangi Qurani, balita yang tercebur ke dalam panci berisi kuah panas akan ditanggung oleh pemerintah.

Kepala Dinsos P3A Ponorogo, Supriyadi, menjelaskan bahwa keluarga Ramadani tidak mampu dan tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Memang tidak ada KIS. Seluruh keluarganya, bukan cuma korban saja,” ujarnya, Kamis (21/9/1023).

Oleh karena itu, semua biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemerintah melalui program Pembiayaan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin (Biakes Maskin).

Supriyadi menyatakan bahwa keperluan administrasi untuk Biakes Maskin sudah selesai pada Selasa (19/9/2023), sehingga biaya pengobatan adik Ramadani telah dijamin oleh pemerintah dan tidak akan membebani keluarga.

“Pemerintah hadir. Semua biaya di rumah sakit ditanggung pemerintah melalui Biakes Maskin,” kata Supriyadi kepada jatimnow.com

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Saat ini, Dinsos P3A Ponorogo sedang berupaya untuk memproses KIS bagi seluruh keluarga Ramadani. Mereka berharap bahwa pada tanggal 1 Oktober, KIS sudah dapat diberikan kepada keluarga tersebut.

Ramadani telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sutomo Surabaya setelah mendapatkan perawatan awal di RSUD dr. Harjono Ponorogo dan RSUD dr. Sudono Madiun.

“Dinsos P3A Ponorogo akan mendampingi keluarga Ramadani hingga proses pengobatan selesai,” beber mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo.

Baca Juga: Prudential Gandeng Eka Hospital Perluas Akses Deteksi Dini di Desa Terpencil

Supriyadi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama terhadap balita, agar kejadian seperti ini tidak terulang. Ia mencatat bahwa kecelakaan serupa terjadi sebanyak tiga kali selama ia menjabat sebagai Kepala Dinsos P3A Ponorogo.

“Saya berharap agar semua orang lebih waspada. Selama saya jadi kepala Dinsos P3A Ponorogo sudah 3 kali,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.