Minggu, 14 Jun 2026 12:56 WIB

Mangga Podang Mulai Padati Pasar Banyakan Kediri, Serbu Yuk!

Pedagang mangga podang di Pasar Banyakan. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Pedagang mangga podang di Pasar Banyakan. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pedagang mangga podang mulai memadati Pasar Banyakan, di Kabupaten Kediri barat. Mereka terlihat berjajar rapi di sepanjang ruko, maupun jalan di kawasan pasar.

Aktivitas para pedagang ini menjadi tanda dimulainya masa panen mangga podang yang banyak ditanam di kawasan lereng Gunung Wilis. Mereka terlihat cukup sibuk menjajakan buah segar berwarna kuning cerah tersebut.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Mangga jenis ini memang menjadi buruan masyarakat karena rasanya yang manis.

Salah satu pedagang mangga podang di Pasar Banyakan, Sholikah mengatakan, September menjadi musim yang berkah untuk mereka. Keberadaan mangga podang bakal terus berbuah, hingga November 2023, yang diprediksi merupakan masa panen raya.

“Sebenarnya bulan enam mulai panen, tapi kan sedikit, September akhir ini baru mangga podang mulai banyak, full,” kata Sholikah, Rabu (20/9/2023).

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sholikah mengaku, pasokan mangga podang yang dijualnya ini banyak dari daerah setempat, mulai Kecamatan Banyakan, Grogol, hingga Tarokan yang berbatasan dengan Nganjuk.

Lebih lanjut menurut Sholikah, saat ini mangga podang dijual dengan harga Rp7.000 hingga Rp9.000/per kilogram. Saking primadonanya buah ini, sehari dia mampu menjual 5 kwintal hingga 1 ton mangga podang.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Seperti diketahui, tiga kecamatan di wilayah barat Sungai Brantas ini memang dikenal memiliki potensi besar terhadap hasil panen mangga podang. Memasuki musim panen, di kawasan ini mampu menghasilkan ratusan ton mangga podang berkualitas. Cocok juga untuk oleh-oleh.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.