Senin, 15 Jun 2026 09:30 WIB

Pemkab Ponorogo Buka Konsultasi Bantuan Keuangan Desa

  • Penulis :
  • | Selasa, 28 Agu 2018 19:18 WIB
Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno di Gedung Korpri Pemkab Ponorogo
Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno di Gedung Korpri Pemkab Ponorogo

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bekerjasama dengan Inspektorat Provinsi Jawa Timur (Jatim), membuka Klinik Konsultasi Pengawasan Pengelolaan Bantuan Keuangan di desa, Selasa (28/8/2018).

Tujuannya, agar para kepala desa bisa menghindari kesalahan. Baik secara administrasi pengelolaan keuangan desa maupun bertanggungjawab secara fisik.

Dalam klinik kali ini juga diajari bagaimana membuat pertanggungjawaban penggunaan dana desa (DD) atau dana bantuan lainnya dengan baik. Tanpa ada penyimpangan sama sekali.

Acara kali ini, dibuka resmi oleh Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno di Gedung Korpri Pemkab Ponorogo. Hadir dalam pembukaan klinik tersebut yakni tim inspektorat Provinsi Jatim. Selain itu camat, Kades, Perangkat Desa se-kabupaten Ponorogo.



Soedjarno menyampaikan, kepala desa se kabupaten Ponorogo harus memanfaatkan kegiatan ini. Karena dirasa penting.

"Dana Desa merupakan perjuangan bersama yang berhasil. Saya harap perjuangan tersebut tidak sia-sia," terangnya.

Sehingga bisa mempertahankan kepada masyarakat di desa masing-masing. Karena dana desa di setiap desa tidak sedikit.

"Pengelolaan keuangan ini disamping dari Administrasi harus benar, sasarannya juga harus benar. Jangan lupa skala prioritas," bebernya.

Ia memperingatkan, agar setiap dana yang masuk ke desa tidak menjadi masalah di ranah hukum.

"Lakukan sesuai aturan saja," tegasnya lagi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor



Menurutnya, hampir semua merasakan dikejar waktu yang ditetapkan pemerintah daerah. Namun, ia berharap dengan adanya penetapan waktu, tidak ada yang terjerat kasus hukum

"Betul-betul dipelajari. Bagaimana aturan-aturan. Harus dicerna baik oleh kepala desa maupun jajarannya," urainya.

Orang nomor 2 di Ponorogo juga memperingatkan camat yang harus juga cerewet.

"Camat perlu cerewet. Jika ada masalah tanya," tambahnya.

Di akhir acara, Soedjarno kembali memperingatkan, untuk tetap ada skala prioritas. Sehingga dana yang ada di desa tidak salah posisi.

"Saya berharap, ruang konsultasi yang telah disiapkan di kecamatan dan desa ini nanti, agar dimanfaatkan seoptimal mungkin sebagai tempat untuk menyelasaikan permasalahan terkait pengelolaan keuangan Desa," pungkasnya.

Sekedar diketahui, Inspektorat Provinsi Jatim telah menjadikan Kabupaten Madiun sebagai fokus pelaksanaan pembukaan klinik konsultasi pengawasan pengelolaan Bantuan Keuangan di Desa. (Advetorial/rif)

 

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.