Minggu, 21 Jun 2026 22:21 WIB

Faktor Anggaran Disebut Kunci Keberhasilan Imunisasi Rutin untuk Kota Layak Anak di Surabaya

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Selasa, 19 Sep 2023 16:35 WIB
Dialog Penilaian Kredibilitas Anggaran Imunisasi di Surabaya. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Dialog Penilaian Kredibilitas Anggaran Imunisasi di Surabaya. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Program Kota Layak Anak (KLA) di Surabaya menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot). Salah satu indikator pendorongnya adalah program imunisasi rutin untuk mendukung anak tumbuh dengan sehat.

Surabaya adalah salah satu kota yang memiliki pencapaian imunisasi rutin yang cukup tinggi. Cakupan layanan imunisasi rutin mencapai 93 persen pada September 2022.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Kepala Koordinator Wilayah Surabaya UNICEF Indonesia, Tubagus Ari Rukmanatara menyebutkan faktor terpenting untuk mendukung kegiatan pelayanan imunisasi rutin berjalan dengan baik adalah persoalan anggaran.

"Salah satu indikator atau partikel bagiannya adalah memastikan bahwa penggunaan anggaran untuk kegiatan imunisasi rutin itu harus kredibel. Kredibel itu artinya tidak lebih tidak kurang. Jadi kalau dikasih seratus harus dipakai seratus," jelas Ari usai acara diseminasi penilaian kredibilitas anggaran imunisasi rutin di Jatim, Selasa (19/09/2023).

Untuk memastikan keuangan publik menjadi faktor keberhasilan program imunisasi rutin, UNICEF bekerja sama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan melakukan serangkaian kegiatan penilaian kredibilitas anggaran untuk imunisasi rutin.

Country Manajer Internasional Budget Partnership (IBP) Indonesia, Yuna Farhan menjelaskan bahwa dari hasil kajian yang dilakukan IBP menemukan adanya korelasi antara penggunaan anggaran dengan cakupan imunisasi rutin.

"Kami menemukan adanya korelasi dimana daerah-daerah yang memang memiliki kredibilitas anggaran baik atau serapan anggaran baik itu layanan imunisasinya yang terbaik. Begitu juga sebaliknya," ucap Yuna Farhan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Serapan anggaran yang baik menjadi faktor layanan imunisasi itu menjadi baik. Sebab, lanjut Farhan, dari kajian yang dilakukan IBP secara global di 22 negara, mengungkapkan bahwa anggaran yang dialokasikan itu hanya 80% terealisasi.

"Kita menemukan bahwa anggaran yang dialokasikan itu tidak secara otomatis bisa direalisasikan. Kami menemukan misalnya anggaran infrastruktur atau belanja modal itu biasanya hanya direalisasikan hanya 80%," jelasnya.

Farhan menjelaskan ada empat faktor utama yang mempengaruhi rendahnya realisasi anggaran. Yang pertama, faktor menetapkan target pendapatan yang melebihi batas realistis, yang pada akhirnya itu berdampak pada realisasi serapan anggaran.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kedua, faktor tata kelola atau manajemen pelayanan publik itu sendiri, baik dari sistim dan manajemen.

"Saya kira ini banyak kasus di pemerintah daerah kita, realisasi anggaran itu sering terjadi pada akhir semester kedua APBD. Karena sistim manajemennya mereka harus menunggu pendapatan terkumpul terlebih dahulu," ujarnya.

Ketiga adalah mekanisme pengadaan atau tender yang tidak fleksibel, sehingga menyebabkan rendahnya eksekusi anggaran. Dan keempat terkait dengan politik, dimana ada dewan atau legislator yang biasanya mengusulkan anggaran itu tidak realistis dan pada akhirnya itu tidak bisa direalisasikan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.