Selasa, 16 Jun 2026 00:18 WIB

Polisi Gelar Otopsi Pria Tewas dengan Mulut Berbusa di Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 28 Agu 2018 16:17 WIB
Kamar jenazah RSUD dr Harjono Ponorogo
Kamar jenazah RSUD dr Harjono Ponorogo

jatimnow.com - Penyebab kematian Eko Prayudi (50) warga Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo yang ditemukan tewas dengan mulut berbusa mulai terungkap. Tim dokter polisi (Dokpol) Rumah Sakit Bhayangkara Kediri melakukan otopsi di RSUD dr Harjono, Selasa (28/8/2018).

Tim dokter sudah mulai menggelar proses otopsi dari pagi. Dan baru selesai pada jam 11.00 Wib.

"Ini tadi kami memang melakukan otopsi korban yang tewas ditemukan dengan mulut berbusa," kata dr Tutik Puryanti, spesialis forensik dari RS Bhayangkara Kediri.

Hasilnya, dari pemeriksaan luar ada beberapa luka akibat kekerasan. Kemudian meninggal karena lemas.

Baca Juga: Pria ini Tak Bernyawa di Dalam Kamar dengan Mulut Berbusa

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Selain itu, terkait adanya dugaan diracun, mengaingat korban mengeluarkan busa pada mulutnya, Tutik belum bisa memastikan. Hanya saja, tim membawa sampel darah dan cairan pada lambung.

"Semua sampel kami bawa ke laboratorium forensik Polda Jatim di Surabaya. Hasilnya sepekan lagi keluar," tegasnya.

Sementara, Keluarga Eko Prayudi (50) atau pria tewas dengan mulut berbusa mengaku pasrah. Mereka memilih mengikuti prosedur hukum yang ada.

"Ya kalau saya pasrah saja. Saya ikutin prosedur hukum yang ada," ucap Hadi Prayitno, adik ipar Eko kepada jatimnow.com.

Eko Prayudi ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya pada Senin (27/8/2018). Tidak hanya itu, Eko ditemukan meninggal dengan keadaan mulut berbusa. Korban yang ditemukan tewas di lantai ini, wajahnya juga tertutup bantal.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto


Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.