Sabtu, 06 Jun 2026 13:43 WIB

Desa Wisata Binaan Sampoerna Raih ADWI 2023 dari Kemenparekraf

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno melihat langsung Desa Wisata Edelweiss di Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Humas Sampoerna for jatimnow.com)
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno melihat langsung Desa Wisata Edelweiss di Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Humas Sampoerna for jatimnow.com)

jatimnow.com - Desa Wisata Edelweiss di Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan berhasil meraih penghargaan pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Desa Wisata Edelweiss merupakan desa binaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), yang memperoleh pendampingan dan pelatihan dari program pemberdayaan UMKM Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di bawah Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia”.
 
Desa Wisata Edelweiss dinobatkan sebagai salah satu dari delapan desa wisata terbaik klasifikasi desa wisata rintisan.

Baca Juga: Aniwayang Tembus Panggung Dunia, Sulap Wayang Jadi Hiburan Modern di Museum Nasional

Penghargaan ini diberikan langsung Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Angela Tanoesoedibjo, pada Malam Anugerah ADWI 2023 di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (27/8/2023). Penghargaan ini diterima oleh Ketua Kelompok Desa Wisata Edelweiss, Teguh.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengaku bangga karena desa wisata rintisan yang secara serius didampingi Sampoerna ini bisa mendapatkan penghargaan.
 
Menurutnya, strategi untuk menangkap potensi wisata Bromo ini cukup berhasil. Bromo menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan Indonesia selama ini.

"Kami mencoba mengembangkan potensi wisata desa dan ternyata jika digarap serius, ada hasilnya. Bahkan sekarang ada pengakuan dari Kementerian," kata Bupati yang akrab disapa Gus Irsyad ini, Kamis (7/9/2023).

Sementara itu, Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Ishak Danuningrat, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi di Kabupaten Pasuruan melalui SETC di bawah Payung Program Keberlanjutan SUI.

Ia berharap program ini dapat memanfaatkan potensi lokal di Pasuruan dalam mengembangkan desa wisata, dan di saat yang sama memberi manfaat dalam bentuk penghasilan tambahan bagi masyarakat sekitar.

"Kabupaten Pasuruan memiliki potensi yang besar bagi perekonomian daerah, khususnya untuk mengembangkan UMKM. Peran masyarakat, swasta, dan pemerintah yang bersinergi mendukung UMKM sangat penting untuk dapat mengembangkannya,” kata Ishak.

Baca Juga: Astra Dukung Warisan Karst Rammang-Rammang Jadi Desa Wisata Berkelanjutan

Ia juga mengatakan, program ini juga sejalan dengan Falsafah Tiga Tangan yang menjadi pedoman Sampoerna, yang mencerminkan komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan terkait, termasuk masyarakat luas, yang dalam hal ini dilakukan melalui pemberdayaan UMKM dan warga Kabupaten Pasuruan.

Dalam membina desa wisata, Sampoerna menggandeng mitra tanggung jawab sosial perusahaan STAPA (Social Transformation and Public Awareness) Center. Direktur STAPA Center Agus Rohmatullah mengatakan, dalam prestasi ini merupakan hasil kolaborasi semua pemangku kepentingan.

"Refleksinya adalah ini capaian prestasi yang cukup tepat, yakni menjadi wisata desa rintisan terbaik berkat kolaborasi bersama," lanjutnya.

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyebut diferensiasi konsep pariwisata yang disajikan secara apik oleh warga setempat menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Baca Juga: Unggulkan Wisata Edukasi dan Konservasi, Desa di Trenggalek Ini Raih Penghargaan

Ditambah lagi dengan keunikan aspek budaya masyarakat Wonokitri yang selama ini dikenal sangat guyub, rukun dan menyatu dengan harmoni alam.

"Sarana infrastruktur yang sudah terbangun. Keragaman budaya membangkitkan semangat. Inilah keberagaman kita,” terangnya.

Sejak awal, Sandi juga menilai dukungan dan kolaborasi semua pihak dapat membuka peluang usaha. Ini harus dijaga kelestariannya.

"Paket wisata di sini justru meningkatkan edukasi. Budaya dijaga, agribisnis, alam dan pertaniannya juga diutamakan, sehingga jadi daya tarik wisata," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.