Sabtu, 20 Jun 2026 13:03 WIB

Hati-hati Melintasi Jalan di Kecamatan Galis Bangkalan! Korban Berjatuhan

Salah satu korban terjatuh di jalan wilayah Kecamatan Galis. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Salah satu korban terjatuh di jalan wilayah Kecamatan Galis. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jalan raya sepanjang Kecamatan Galis setiap pagi memakan korban. Pasalnya, ruas sisi kanan yang dilalui kendaraan dari arah timur ke barat licin karena terkena tetesan air garam dan solar yang dimuat truk.

Kapolsek Galis, Iptu Afandi mengatakan adanya tetesan tersebut telah terjadi sejak dua bulan yang lalu hingga hari ini. Tetesan dihasilkan dari puluhan truk yang melintas membawa garam basah sehingga air garam menetes sepanjang jalan.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

"Sudah lama itu, sudah hampir dua bulan lebih. Jadi truknya itu memuat garam, airnya netes di sepanjang jalan dan licin. Puluhan orang sudah jatuh tergelincir," tuturnya, senin (4/9).

Ia mengatakan, truk-truk tersebut bukan dari Bangkalan. Namun dari kabupaten lain penghasil garam yakni dari Sampang, Pamekasan hingga Sumenep.

"Itu (truk-truknya) bisa dari Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Melintasnya itu dari malam sampai siang. Yang bahaya itu yang malam sampai pagi karna tidak cepat kering dijalan. Kalau siang, tetesannya itu cepat kering," tambahnya.

Ia juga menyebutkan, sejak banyak pengendara tergelincir akibat tetesan air garam itu, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap supir truk. Tak hanya itu, imbauan di jalan untuk pengendara juga telah dipasang.

"Tapi tetap saja truknya melintas dan air garamnya menetes. Yang jatuh ke jalan tidak hanya air garam namun juga solar, karena kan itu body truknya diolesi solar supaya tidak cepat keropos," jelasnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Sementara itu, salah satu korban, Samsul Arifin (26) warga Kabupaten Sampang mengaku melintas di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan Galis. Saat melewati jalanan yang basah akibat air garam itu, ban sepedanya tidak terkendali akibat licin.

"Saya tidak tau kalau itu air garam, saat lewat situ (jalan basah) motor saya oleng dan terjatuh," tambahnya.

Akibatnya, ia mengalami luka di bagian pipi, lengan hingga kakinya. Ia juga mengatakan tak jauh dari tempatnya jatuh,sejumlah pengendara lain juga mengalami laka tunggal.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

"Banyak yang jatuh juga seperti saya. Warga sekitar juga banyak yang membantu evakuasi pengendara lain yang jatuh," pungkasnya.

Ia berharap, pihak terkait segera memberikan teguran terhadap perusahaan truk yang memuat garam tersebut. Sebab, tetesan tersebut sudah meresahkan dan merugikan pengendara yang melintas.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.