Minggu, 07 Jun 2026 05:46 WIB

UIN Tulungagung Minta Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Jupel

Sejumlah Jupel saat mendapatkan penghargaan dalam Prajnaparamitha award. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Sejumlah Jupel saat mendapatkan penghargaan dalam Prajnaparamitha award. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung memberikan penghargaan kepada sejumlah Juru Pelihara (Jupel) candi dan situs, di wilayah eks Karisidenan Kediri.

Melalui ajang Prajnaparamitha Award 2023, mereka berkomitmen menghargai yang telah dilakukan oleh para Jupel ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Dalam kegiatan tersebut, mereka juga meminta pemerintah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para Jupel.

Saat ini, setiap bulan Jupel tersebut hanya mendapatkan gaji antara Rp750 ribu hingga Rp1 juta saja.

Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Maftukhin mengatakan pemajuan kebudayaan sebagaimana amanat UU No. 5 tahun 2017 tidak mungkin bisa dilepaskan dari peran para pemangku dan pemaju kebudayaan.

Salah satu pemangku kebudayaan yang sangat mengakar kiprahnya dalam kultur masyarakat adalah para juru pelihara atau juru kunci.

"Mereka selama ini telah menunjukan konsisten dalam menjaga kebudayaan serta menjadi ujung tombak dalam pemajuan kebudayaan," ujarnya, Sabtu (02/09/2023).

Baca Juga: Dear Prabowo, Produsen Tahu di Tulungagung Resah Karena Harga Kedelai Naik

Selama ini Jupel tersebut mendapatkan gaji yang sangat kurang. Beberapa diantaranya memang sudah diangkat menjadi ASN, namun jumlahnya masih sangat kecil.

Para jupel tersebut saat ini mendapatkan gaji berkisar Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta per bulan. Nominal tersebut dirasa masih sangat kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Untuk itu kita memperjuangkan agar para Jupel juga mendapatkan tambahan gaji karena mereka merupakan garda terdepan dalam pelestarian kebudayaan," tuturnya.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Sementara itu Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, Endah Budi Heryani menerangkan total Jupel yang menjadi berada di bawah mereka seskitar 350 jupel.

Terdapat juga para jupel yang berada di bawah Dinas Kebudayaan provinsi dan Pemkab setempat. BPK sendiri berkomitmen untuk ikut membantu mengangkat kesejahteraan para Jupel ini.

"Target kita gaji mereka minimal setara dengan UMR setiap bulannya," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Jember tidak lagi dipandang sekedar daerah rural yang identik dengan komoditas tembakau atau pusat edukasi regional. Namun, telah bertransformasi menjadi magnet investasi baru.