Kamis, 18 Jun 2026 17:57 WIB

Polemik Relokasi Pasar Larangan Sidoarjo ke Sisi Barat Usai, Ini Kata Pedagang

Pedagang Pasar Larangan sisi barat. (Foto: Kominfo Sidoarjo for jatimnow.com).
Pedagang Pasar Larangan sisi barat. (Foto: Kominfo Sidoarjo for jatimnow.com).

jatimnow.com - Polemik relokasi Pasar Larangan Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo yang terjadi sejak 2021, akhirnya menemukan titik terang. Para pedagang pun memberikan apresiasi terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Abdul Aziz, salah satu pedagang Pasar Larangan, menyampaikan fasilitas yang diberikan Pemkab kepada para pedagang, di antaranya tempat berdagang yang layak, dengan atap spandek galvalum, serta penataan yang rapi membuat pedagang tak lagi merasa dirugikan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Buruh Konstruksi Sidoarjo Bebas Risiko Kerja

"Terutama juga tidak ada retribusi alias gratis untuk 8 bulan masa relokasi dari Pasar Larangan sisi timur ke sisi barat ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo, khususnya Gus Muhdlor selaku Bupati Sidoarjo dan Disperindag Sidoarjo atas apa yang telah diterima oleh kami, para pedagang," ucapnya, Jum'at (1/9/2023).

Senada dengan Abdul Aziz, Umi Fadilah yang juga pedagang yang direlokasi merasa perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah cukup baik. Sebab, tempat yang diberikan selain layak, juga sirkulasi udaranya bagus dan tidak berdesakan sehingga membuatnya nyaman.

"Saya nyaman disini, karena tidak berdesakan antara pedagang satu dengan lainnya, serta sirkulasi udara lebih sehat," ujarnya.

Baca Juga: Mobil Operasional DLHK Sidoarjo Dikabarkan Dipakai Mudik, Emang Boleh?

Para pedagang yang telah melakukan relokasi ke sisi barat, juga merasa omset yang didapatkan lebih banyak daripada sebelum relokasi.

"Alhamdulillah banyak, dan juga sistem drive thru ini banyak mendatangkan para pembeli," tuturnya.

Baca Juga: Sidoarjo Raih Universal Coverage Jamsostek 2025, Semua Pekerja Kini Punya Payung

Saat ini, sebanyak 135 pedagang sudah menempati stand pasar Larangan sisi barat.

Diharapkan ke depannya semua pedagang menempati stand yang tersedia. Bahkan dari keterangan Abdul Aziz, dirinya juga mengajak agar para pedagang lain pindah ke sisi barat karena secara kondisi dan fasilitas jauh lebih layak daripada sisi timur.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.