Selasa, 23 Jun 2026 00:24 WIB

Hutan Lindung Ponorogo Terbakar, Jalan Raya Pulung-Sooko Dipenuhi Asap Tebal

Hutan yang terbakar terletak di Jalan Raya Pulung-Sooko, mengakibatkan gangguan serius terhadap arus lalu lintas di lokasi.  (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com).
Hutan yang terbakar terletak di Jalan Raya Pulung-Sooko, mengakibatkan gangguan serius terhadap arus lalu lintas di lokasi. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com).

jatimnow.com - Kebakaran hebat melanda hutan lindung yang diisi dengan tanaman jati milik Perum Perhutani di Kabupaten Ponorogo pada Selasa (29/8/2023).

Hutan yang terbakar terletak di Jalan Raya Pulung-Sooko, mengakibatkan gangguan serius terhadap arus lalu lintas di lokasi. Api yang membara di petak 80 milik Lawu DS di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ponggong, Kabupaten Ponorogo terus berkobar.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

Tanaman dan rumput ilalang menjadi sasaran api yang dengan cepat merembet, terutama karena tumpukan daun jati kering dan angin kencang. Petugas gabungan dari polisi dan TNI yang tiba di lokasi menghadapi kesulitan dalam memadamkan api menggunakan alat manual berupa batang pohon.

Kepulan asap mengakibatkan jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Trenggalek tertutup kabut asap, memberikan dampak negatif pada arus lalu lintas.

Kepala Administrasi Kesatuan Pemangkuan Hutan (ADM KPH) Madiun, Agus Haryono, menjelaskan bahwa kemungkinan penyebab kebakaran adalah pembukaan lahan.

“Bisa dilihat lahan sekitar sudah digunakan, dan metode pembukaan lahan dengan membakar sangat berisiko, terutama jika dilakukan di dekat jalan raya,” ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sementara itu, Kapolsek Pulung, AKP Mujiono, mengungkapkan bahwa lahan yang terbakar adalah bagian dari jalan alternatif menuju Trenggalek.

“Kebakaran ini rawan mengganggu lalu lintas dan menghasilkan asap yang mengganggu pengguna jalan,” jelasny.

Dugaan sementara bahwa api berasal dari oknum tak bertanggung jawab yang sengaja membakar lahan untuk membersihkannya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Kebakaran ini tidak hanya merusak sebagian besar tanaman dan lahan, tetapi juga merusak ekosistem hutan serta struktur dan kesuburan tanah.

Pengendalian kebakaran baru berhasil dilakukan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berjuang untuk memadamkan api yang merembet ke jalan.

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini dan mengambil langkah-langkah untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.