Senin, 15 Jun 2026 23:54 WIB

2 Desa di Trenggalek Kekeringan, Permintaan Air Bersih Bertambah

BPBD Trenggalek saat mengirim air bersih dan membuat penampungan air bersih. (Foto: Dok. BPBD Trenggalek)
BPBD Trenggalek saat mengirim air bersih dan membuat penampungan air bersih. (Foto: Dok. BPBD Trenggalek)

jatimnow.com - Dua desa di Kabupaten Trenggalek mengalami krisis air bersih. Kedua desa tersebut adalah Desa Ngrencak dan Besuki di Kecamatan Panggul. Sudah satu minggu terakhir ini BPBD setempat melakukan dropping air bersih di dua desa ini. Selain itu BPBD juga membuat penampungan air bersih di beberapa daerah lain.

Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi mengatakan, setiap dua hari sekali, pihaknya menyalurkan air bersih di desa tersebut. Mereka mengirimkan 12 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Namun kini jumlahnya bertambah dua kali lipat.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Hari ini permintaan air bersih bertambah menjadi 24.000 liter air bersih untuk Desa Ngrencak dan Besuki," ujarnya, Selasa (22/08/2023).

Selain dua desa tersebut, BPBD Trenggalek juga menerima permintaan bantuan peralatan penampungan air bersih di beberapa desa lain. Adapun peralatan yang diberikan berupa tandon air, jurigen dan terpal. Penampungan air bersih ini dibuat di wilayah Kecamatan Suruh, Munjungan dan Panggul.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Desa yang sudah meminta bantuan peralatan penampungan air diantaranya adalah Desa Mlinjon Kecamatan Suruh, Desa Bangun dan Desa Sobo Kecamatan Munjungan, serta Desa Gayam Kecamatan Panggul," tuturnya.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Desa yang meminta peralatan penampungan air bersih, merupakan desa yang rawan terjadi bencana kekeringan. Oleh karena itu, peralatan tersebut berfungsi untuk mengantisipasi ketersediaan air bersih jika benar terjadi bencana kekeringan. BPBD juga menyiapkan empat armada untuk melakukan droping air bersih. Saat ini dua armada sudah standby di Kecamatan Panggul.

"Jadi ketika terjadi kekeringan mereka sudah memiliki cadangan air berish yang bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.