Rabu, 17 Jun 2026 06:36 WIB

Museum Sunan Drajat Lamongan Bisa Dikunjungi Secara Virtual, Seru Lho Rek!

Halaman depan Museum Sunan Drajat Lamongan secara asli dan tampilan virtual. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Halaman depan Museum Sunan Drajat Lamongan secara asli dan tampilan virtual. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan mempunyai strategi yang cukup solutif agar tetap bisa mempelajari sejarah dengan cara mudah.

Satu gebrakan yang paling anti mainstrem adalah membuat Museum Sunan Drajat sangat dekat dengan masyarakat melalui akses internet.

Baca Juga: Sejumlah Relief Ditemukan Saat Eskavasi Situs Candi di Trenggalek

Museum virtual tersebut dapat dengan mudah dinikmati melalui situs museumsunandrajat.id . Tampilanya cukup kekinian lengkap dengan berbagai teks maupun audio penjelasan dari tiap-tiap koleksi musem.

Kepala Disparbud Lamongan, Siti Rubikah, menjelaskan melalui museum virtual tersebut, masyarakat bisa melihat benda-benda kuno koleksi Museum Sunan Drajat.

"Meskipun berkunjung secara virtual, tapi pengunjung bisa melihat semua sisi, 360 drajat, settingan sudah disesuikan dengan update terbaru," kata Rubikah, Selasa (22/8/2023).

Baca Juga: Dikunjungi Ribuan Wisman, Dispar Lumajang Sediakan PIP Pronojiwo

Ketika menjelajah secara virtual, pengunjung juga bisa melihat informasi setiap koleksi, dengan menekan icon lingkaran berwarna merah yang tersemat di setiap koleksi.

"Penjelasan terkait koleksi juga disampaikan melalui audio," tuturnya.

Baca Juga: Video: East Java Fashion Harmony 2022

Namun informasi yang disampaikan pada museum virtual tidak sedetail ketika berkunjung secara langsung. Hal itu dilakukan agar masyarakat tetap memiliki ketertarikan untuk datang langsung ke museum Sunan Drajat.

"Karena tujuan dari museum virtual ini adalah menarik minat pengunjung untuk datang langsung. Ini menjadi langkah Disparbud Lamongan untuk meningkatkan minat kunjungan," kata Rubikah.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.