Selasa, 16 Jun 2026 10:29 WIB

Persedikab Kediri Berburu Pemain, Target 1 Oktober Mulai TC

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 20 Agu 2023 14:57 WIB
Skuat Persedikab Kediri musim lalu. (Foto: Persedikab Kediri/jatimnow.com)
Skuat Persedikab Kediri musim lalu. (Foto: Persedikab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persedikab Kediri cukup serius menghadapi kembalinya kompetisi Liga 3 musim ini. Setelah menjalin kontrak dengan Apparel asal Jember, Noto Sportwear, kini mereka fokus untuk pembentukan tim.

Media Officer Persedikab Kediri Dimas Andhika Pramayuga mengatakan saat ini manajemen Bledug Kelud sedang menjalani negosiasi dengan sejumlah pemain.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Saat ini beberapa pemain mulai negosiasi,” kata Dhika, Minggu (20/8/2023).

Disinggung terkait wajah-wajah lama yang sebelumnya juga pernah menjadi pilar Persik Kediri di Liga 3 dan Liga 2 beberapa tahun lalu, menurut Dhika manajemen juga tengah berkomunikasi dengan mereka. Jasa mereka masih dibutuhkan demi target naik kasta di musim depan.

“Insya Allah, masih komunikasi lah,” tambah Dhika.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Di sisi lain, tim pelatih yang masih beranggotakan orang-orang lama seperti Muslim Habibie dan Wahyudi, juga masih menunggu para pemain yang saat ini masih bertarung di ajang pra Porprov Jatim 2023. Mereka akan direkrut menjadi bagian tim musim ini.

Meski baru 4,5 persen, mereka optimis pembentukan tim ini akan rampung sebelum Oktober. Sehingga awal Oktober mereka bisa langsung memulai pemusatan latihan.

“Agenda 1 Oktober sudah mulai TC, semua pemain sudah masuk mess,” jelas Dhika.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Musim ini Persedikab Kediri kembali memasang target tinggi. Sempat gagal di tangga terakhir musim lalu, tim yang diketuai Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana itu optimis mampu meraih satu tiket ke Liga 2 musim depan.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.