Senin, 22 Jun 2026 19:19 WIB

Kecewa Barito Putera Vs Persik Kediri, Arthur Irawan: Wasit Tak Paham Law of The Game!

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 20 Agu 2023 14:30 WIB
Pemain Persik Kediri Bayu Otto dilanggar keras oleh pemain Barito Putera. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Pemain Persik Kediri Bayu Otto dilanggar keras oleh pemain Barito Putera. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapten Persik Kediri Arthur Irawan kecewa dengan kinerja wasit di laga melawan Barito Putera, di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (19/8/2023) malam. Eks PSS Sleman itu menyebut bahwa wasit tidak memahami law of the game.

Kekecewaan terhadap kinerja wasit Bangkit Sanjaya itu diungkapkan Arthur Irawan melalui Instagram stories pribadinya @arthurirawan.

Baca Juga: Serunya Asmorobangun Cup, Tarkam yang Efektif Jaring Talenta Sepak Bola Muda Kediri

Ada beberapa unggahan sang pemain diikuti dengan video-video yang menunjukkan ketidakpahaman wasit terhadap law of the game.

Salah satunya, saat Hasim Kipuw secara sengaja menghentikan bola pada menit ke 42 detik 38. Saat itu ia sengaja memberhentikan permainan dengan memegang bola dengan dalih akan dilakukan fairplay karena ia mengalami luka bocor di pelipis.

Wasit awalnya meniupkan kejadian itu dengan isyarat pelanggaran handball yang seharusnya dilakukan tendangan bebas tidak langsung untuk tim Persik Kediri.

Setelah pemain Barito mendapatkan perawatan, wasit telah menempatkan bola dengan posisi akan dilakukan tendangan bebas langsung untuk Persik Kediri, namun dikarenakan adanya intervensi pemain Barito Putera, wasit justru mengubah keputusan dengan melakukan drop ball yang merugikan tim Persik Kediri.

“Semestinya di aksi ini pemain Barito dapet kartu kuning dengan memberhentikan bola dengan tangan, memberhentikan permainan dengan unsur sengaja, bahkan bisa kartu merah karena melakukan aksi ini sebagai "last man". Wasit Bangkit Sanjaya sangat mengecewakan karena law of the game saja tidak dipahami beliau,” tulis Arthur Irawan, seperti dilihat jatimnow.com dalam Instagram stories pribadinya, Minggu (20/8/2023).

Sesuai dengan pasal 12 law of the game, pemain yang sengaja memberhentikan jalannya permainan dengan memegang bola dengan sengaja harusnya dihukum tendangan bebas langsung karena melakukan handbal.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Kenalkan 5 Amunisi Baru, Eks Kiper PSM hingga Legenda Persik

Lainnya, adalah pelanggaran-pelanggaran keras pemain Barito Putera yang tidak diganjar kartu oleh wasit. Termasuk penalti pertama untuk Barito Putera pada menit ke 22 yang sebenarnya pemain Barito Putera justru tidak dapat melakukan kontrol bola dengan sempurna tanpa gangguan pemain Persik Kediri dan lebih cenderung dengan gesture sengaja menabrakkan badan ke pemain Persik Kediri.

“Sikutan yang diterima Supriadi tidak dapat kartu. Jelas wasit cadangan lihat tapi alasanya tidak bisa menyampaikan ke wasit utama karena microphonenya rusak. Tapi habis 1 menit tiba2 bisa lagi,” tulis Arthur lagi.

Arthur Irawan mengaku tidak masalah dengan kekalahan 2-0 untuk Persik Kediri. Barito Putera bahkan disebutnya layak. Namun pemain berusia 30 tahun itu menyayangkan kondisi perwasitan di sepak bola Tanah Air yang masih saja seperti ini.

“Selamat Barito Putera atas kemenangaanya. Sangat layak untuk menang. Note samping, sampai kapan perwasitan liga maju? Bahkan law of the game saja gak paham. Harus di pertanyakaan bagaimana mereka bisa lolos jadi wasit liga 1. Semoga kedepanya sepak bola kita lekas sembuh,” doa Arthur Irawan.

Baca Juga: Persik Kediri Lepas Yusuf Meilana Setelah 9 Tahun Bersama: Kami Doakan yang Terbaik

Sementara itu, disinggung soal ada atau tidaknya upaya pelaporan wasit Bangkit Sanjaya seperti saat musim lalu mereka melaporkan wasit Gedion F Depaherang, Persik Kediri memastikan pihaknya telah melaporkannya ke PT LIB.

Media Officer Persik Kediri Haryanto membenarkan laporan tersebut. Laporan langsung dikirim usai laga disertai bukti-bukti keputusan kontroversial yang dilakukan Bangkit Sanjaya.

“Iya benar, semalam selesai pertandingan langsung kita ajukan protes resmi,“ kata Haryanto.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.