Selasa, 16 Jun 2026 08:29 WIB

Dituding #2019GantiPresiden Tak Adil, Polisi: Kami di Tengah

  • Penulis :
  • | Minggu, 26 Agu 2018 16:32 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera

jatimnow.com - Sekretaris/Tim Media #2019GantiPresiden Agus Maksum menuding kepolisian tidak adil. Polda Jatim menyangkalnya.

"Tidak adil bagaimana. Dari awal sudah kami warning bahwa akan ada aksi tandingan yang jauh lebih besar," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Minggu (26/8/2018).

"Untuk itu polda sudah sampaikan pada panitia, agar urungkan ini demi kamtibmas," ujarnya.

Barung menambahkan, saran dari polisi tak dihiraukan. Akibatnya, aksi mereka mengakibatkan satu polwan terluka di bagian dekat mata terkena cakar.

"Tapi kami tetap menjalankan kewajiban sebagai aparatur yang berdiri di tengah-tengah kedua kelompok (pro kontra #2019GantiPresiden)," katanya.

Kabid Humas menerangkan, polisi terus berupaya menempuh jalan damai, serta menyekat atau memisahkan kedua kelompok pro dan yang kontra #2019GantiPresiden tidak saling berhadapan.

"Pada si Dhani (Ahmad Dhani) juga kami blok (di hotel) agar tidak ada tindakan anarkis. Di mana tidak adilnya," tanya Barung.

Ia menilai jumlah massa pro #2019GantiPresiden kalah jauh dengan massa yang menentangnya. Jika dua kelompok bertemu bisa berpotensi jatuh korban.

"Haruskah kami biarkan beradu antara banteng dengan kambing. Jelas kambing akan dilumat abis, sebab massa anti sangat banyak," terangnya.

Barung mengatakan, polisi dan TNI ikut mengamankan agar tidak terjadi anarkis. Termasuk mengamankan orang yang berupaya memprovokasi kedua kelompok untuk berbenturan.

"Justru polisi, TNI, mengamankan mereka yang memang mencari cari cara provokasi. Hidup Indonesia untuk semua," jelasnya.

Reporter: Jajeli Rois
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.