Jumat, 12 Jun 2026 21:31 WIB

Kapolres Tulungagung Larang Battle Sound, Begini Pesannya

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi.
Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi.

jatimnow.com - Polres Tulungagung mengeluarkan kebijakan pelarangan adu sound system, dalam perayaan HUT ke 78 RI.

Pelarangan ini merupakan bentuk respon terhadap aduan masyarakat, yang mengeluhkan suara keras dalam acara tersebut.

Baca Juga: Aneka Lomba Semarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Bersama PSI Surabaya

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi. Bramanta Pamungkas

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengingatkan agar dalam pelaksanaan pawai dilakukan dengan baik dan tetap mengedepankan kenyamanan masyarakat.

Salah satu hal yang dilarang dilakukan selama pawai adalah penggunaan sound system dengan tujuan untuk mengadu suaranya.

Kegiatan dengan membunyikan sound system hingga kencang ini dinilai meresahkan masyarakat dan bisa mengganggu Harkamtibmas di masyarakat.

"Kita berikan larangan itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karana bisa menganggu masyarakat," ujarnya, Sabtu (19/08/2023).

Baca Juga: HUT ke-80 RI, TPS Tumbuhkan Kebanggaan dan Semangat Positif

Arsya menjelaskan, berdasarkan survey yang telah dilakukan oleh pihaknya, kegiatan semacam ini bisa menimbulkan ketidak nyamanan dan berujung pada terganggunya hubungan yang baik di masyarakat.

Oleh karena itu pihaknya memilih mengeluarkan larangan battle sound.

"Hasil survei kami demikian, kita tidak ingin Harkamtibmas di masyarakat terganggu," jelasnya.

Larangan adu sound ini disambut baik oleh sejumlah masyarakat. Salah satunya adalah Mustofa. Warga Kecamatan Tulungagung yang ini mendukung larangan tersebut.

Baca Juga: Ratusan Ojol Surabaya Ikuti Upacara HUT Ke-80 RI Bersama PSI, Semangat Kebangsaan Berkobar!

Menurutnya tidak hanya bisa membikin warga resah, sebab kegiatan adu sound tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia.

Kegiatan tersebut seringkali mengganggu masyarakat sekitar yang sedang istirahat, karena suara sound yang sangat kencang.

"Sangat setuju mas, itu bukan budaya kita dan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.