Selasa, 23 Jun 2026 06:18 WIB

Ratusan Tenaga Teknis dan Administrasi Pemkab Tulungagung akan Diusulkan jadi P3K

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung akan mengusulkan tenaga teknis dan administrasi untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) tahun ini.

Dalam rekrutmen sebelumnya, formasi yang tersedia mayoritas untuk guru dan tenaga kesehatan. Padahal masih terdapat ratusan tenaga teknis dan administrasi di lingkup Pemkab Tulungagung yang masih berstatus honorer.

Baca Juga: 3 Koper Diamankan KPK Dari Penggeledahan Kantor Pemkab Tulungagung

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, selama tiga tahun terakhir Pemkab Tulungagung telah mengusulkan guru honorer dan tenaga kesehatan honorer untuk menjadi P3K.

Jumlah guru dan tenaga kesehatan yang diangkat menjadi P3K mencapai 2.400 orang. Meskipun begitu hingga saat ini masih ada guru dan tenaga kesehatan yang berstatus honorer.

"Kalau guru dan tenaga kesehatan yang diangkat menjadi P3K di Pemkab Tulungagung jumlahnya sudah banyak sekali. Tapi kami juga akan tetap mengusulkan guru dan tenaga kesehatan yang masih berstatus honorer," ujarnya, Jumat (18/08/2023).

Baca Juga: Ahmad Baharudin Jadi Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Ditangkap KPK

Pemkab juga masih memiliki banyak tenaga teknis dan administrasi yang statusnya honorer. Mereka selama ini jarang tersentuh dalam usulan P3K.

Total tenaga teknis dan administrasi yang berstatus honorer di Pemkab Tulungagung cukup banyak mecapai 900 orang.
"Tahun ini kami akan usulkan tenaga teknis dan administrasi untuk diangkat menjadi P3K. Kasihan mereka, karena selama ini jarang tersentuh, skema pengangkatan hanya ada dua yakni melalui CPNS dan P3K. Kalau P3K mereka akan digaji melalui APBD," jelasnya.

Disinggung apakah APBD Tulungagung masih mampu mengcover belanja pegawai, Maryoto mengaku bahwa beban belanja pegawai Pemkab Tulungagung memang cukup tinggi.

Baca Juga: 127 Jabatan Kepsek di Tulungagung Kosong, Bupati Pastikan Pengisian Tanpa Calo

Namun di sisi lain, jumlah ASN yang pensiun juga banyak. Artinya dimungkinkan APBD masih mampu mengcover belanja pegawai.

"Rata-rata tiap tahun ASN Pemkab Tulungagung yang pensiun itu mencapai 500 hingga 700 orang. Maka dari itu, kami akan hitung kekuatan APBD terkait belanja pegawai," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.