Rabu, 22 Jul 2026 15:47 WIB

Karya Maba UIN Satu Tulungagung Ini Pecahkan Rekor Muri

Rangkaian kaligrafi asmaul husna karya mahasiswa baru UIN Satu Tulungagung. (Foto: UIN Satu Tulungagung)
Rangkaian kaligrafi asmaul husna karya mahasiswa baru UIN Satu Tulungagung. (Foto: UIN Satu Tulungagung)

jatimnow.com - Ribuan mahasiswa baru UIN Sayyid Ali Rahmatullah (Satu) Tulungagung memecahkan rekor kaligrafi Asmaul Husna terpanjang di dunia. Mereka melukis asmaul husna di atas kain sepanjang 1.500 meter dengan lebar 60 cm. Karya ini dinobatkan oleh Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai rangkaian kaligrafi Asmaul Husna terpanjang dan tercatat sebagai rekor ke-11129.

Rektor UIN Satu Tulungagung, Maftukhin, mengatakan pihaknya sengaja memilih asmaul husna untuk dilukis oleh para mahasiswa baru. Alasannya agar para mahasiswa baru dapat mengenal asma (nama) Allah SWT.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Asmaul Husna sebanyak 99 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mereka. Tahun ini total mahasiswa baru di kampus tersebut mencapai 4.545 mahasiswa.

“Asmaul Husna yang berjumlah 99, semua ada pada manusia. Semua asma Tuhan itu bisa dicerminkan dalam diri manusia,” ujarnya, Jumat (18/8/2023)

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Lukisan ini dikerjakan oleh 4.545 mahasiswa baru UIN Satu Tulungagung angkatan tahun 2023, dengan dikoordinasi oleh Panitia PBAK Tahun 2023.

"Jadi UIN ini merupakan salah satu bagian penting dari pengejawantahan asma-asma Allah SWT,” terangnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Sementara itu perwakilan Museum Rekor Indonesia Sri Widayati menerangkan pembuatan rangkaian kaligrafi asmaul husna terpanjang ini menjadi rekor tersendiri di Indonesia dan dunia.

“Semoga menjadi pintu bagi kemuliaan hidup Anda, menjadi jembatan yang menghubungkan Anda dengan keberhasilan hidup, dan menjadi sarana bagi Anda untuk menjadi sosok yang dibanggakan. Oleh keluarga, masyarakat, maupun lingkungan,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.