Rabu, 17 Jun 2026 22:44 WIB

Dituduh Persekusi Pro #2019GantiPresiden di Masjid, Ini Jawaban Ansor

Massa pro kontra #2019GantiPresiden bertemu di Jalan Indrapura, Surabaya
Massa pro kontra #2019GantiPresiden bertemu di Jalan Indrapura, Surabaya

jatimnow.com - Banser dan GP Ansor dituding melakukan persekusi terhadap massa #2019GantiPresiden yang sedang beristirahat menunggu Sholat Dhuhur di Masjid Kemayoran, Jl Indrapura.

Tuduhan sensitif tersebut disebut dalam keterangan tertulisnya yang dilansir tim media #2019GantiPresiden dengan tertanda Agus Maksum dengan nomor ponsel 081231435xxx.

Dalam siaran persnya, ditulis "Seluruh peserta aksi membubarkan diri, sebagian masuk ke Masjid Kemayoran untuk bersiap melaksanakan Sholat Dhuhur. Tak lama kemudian Banser dan GP Ansor masuk ke Masjid Kemayoran dan melakukan persekusi terhadap massa #2019GantiPresiden yang sedang beristirahat menunggu sholat dhuhur.

Demi menghormati Masjid, kami membubarkan diri dan membatalkan untuk sholat dhuhur di Masjid Takmiriyah".

Jumpa pers Ahmad Dhani dan tokoh #2019GantiPresiden lainnya akhirnya bisa digelar, setelah di rumah makan di Jl A Yani batal karena ditentang massa kontra. Lokasi dipindah ke Hotel Elmi, Surabaya.

Dhani sedianya akan menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di kawasan Tugu Pahlawan, Minggu (26/8/2018). Massa penentang  #2019GantiPresiden sempat memblokade Dhani di tempatntya menginap, di Hotel Majapahit, Jl Tunjungan.

Tudingan itu dibantah Ansor.Ansor dan Banser meminta mereka meninggalkan Masjid Kemayoran karena tidak ingin masjid digunakan untuk kegiatan politik.

"Ansor Banser ingin menjaga marwah dari Masjid Kemayoran agar bersih dari kegiatan politik," ujar Wasekjen Rijalul Ansor Pusat M Maftuh saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu (26/8/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ia malah mencurigai ada maksud lain dari kelompok pendukung #2019GantiPresiden yang tidak kembali ke Tugu Pahlawan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mereka start aksi dari Tugu Pahlawan. Harusnya bubar ke Tugu Pahlawan lagi. Kecuali ada modus-modus tertentu," katanya.

Gus Maftuh menegaskan, Ansor hanya minta atribut tagar #2019GantiPresiden tidak dikenakan ke dalam areal Masjid Kemayoran

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Masak pakai atribut #2019gantiPresiden di Masjidil Harom. Nggak elok dan melukai umat muslim," tegasnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto



Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.