Rabu, 17 Jun 2026 18:03 WIB

Kakek di Bojonegoro Meninggal Dunia saat Padamkan Lahan Tebu yang Terbakar

Petugas kesehatan bersama polisi saat mengevakuasi korban. (Foto: Polsek Sugihwaras/jatimnow.com)
Petugas kesehatan bersama polisi saat mengevakuasi korban. (Foto: Polsek Sugihwaras/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mustain (70) warga Desa Bulu Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro ditemukan meninggal dunia di lahan tebu, Selasa (15/8/2023) malam. Korban diduga karena lemas akibat menghirup asap saat berusaha memadamkan kobaran api di kebun tebu itu.

Kapolsek Sugihwaras AKP Sudirman mengatakan korban ditemukan kemarin malam sudah dalam keadaan meninggal dunia di tengah lahan pertanian milik Zaini warga Desa setempat.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan, kemudian terdapat luka bakar pada korban sekitar 60 persen, korban meninggal dunia diduga kekurangan oksigen dan terbakar," kata Sudirman, Rabu (16/8/2023).

Diterangkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, paginya sekitar pukul 10.00 WIB korban berpamitan pada istri, Muntik (69) untuk membersihkan rumput lahan pertanian miliknya.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

"Korban diperkirakan meninggal sekira 120 menit saat ditemukan," Bebernya.

Lahan pertanian itu, lanjut Sudirman, oleh korban dibersihkan dengan cara dibakar kemudian akhirnya merambat ke lahan tebu milik Zaini. Diduga korban panik dan berusaha memadamkan.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Namun, karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan pada saat berusaha memadamkan api, justru membuatnya terjebak di lahan yang terbakar dan akhirnya meninggal.

"Kondisi fisik korban tidak memungkingkan karena korban berjalan menggunakan tongkat, akhirnya korban terperangkap kepulan asap dan korban ikut terbakar sehingga korban meninggal dunia," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.