Minggu, 21 Jun 2026 02:02 WIB

Kebakaran Hutan di Sambit Ponorogo, Warga Kehilangan Akses Sumber Air Bersih

Kebakaran hutan di Sambit Ponorogo (Foto: BPBD Ponorogo for jatimnow.com)
Kebakaran hutan di Sambit Ponorogo (Foto: BPBD Ponorogo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebakaran yang melanda sekitar 5 hektar hutan di Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, tidak hanya mengakibatkan kerusakan lahan yang dilalap api. Namun berakibat lain bagi warga setempat, yaitu kehilangan akses terhadap sumber air bersih.

Kejadian ini terjadi di Petak 135 B, Perhutani RPH Bungkal, BKPH Ponorogo Timur, KPH Lawu Desa Banyon, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan lahan, tetapi juga merusak selang air yang digunakan oleh warga untuk mengambil sumber air.

"Sumber air kami diambil melalui selang air. Ketika kebakaran terjadi, selangnya meleleh dan pipa air ikut terbakar," ungkap salah satu warga, Sutrisno, Selasa (8/8/2023)

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sumber air ini merupakan sumber penting bagi sekitar warga sekitar. Akibat kebakaran ini, setidaknya 11 rumah tersebut mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih yang diperlukan untuk keperluan sehari-hari.

"Keberadaan sumber air ini membantu mengirit listrik dan biaya. Mengambil air dari sumber juga lebih hemat dan memberikan pasokan air bersih," tambah Sutrisno.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sebelumnya, telah diberitakan Kabupaten Ponorogo dilanda bencana kebakaran hutan seluas 5 hektare di lahan milik Perhutani dan Hutan Rakyat. Api melanda Petak 135 B, Perhutani RPH Bungkal, BKPH Ponorogo Timur, KPH Lawu Ds di Dukuh Banyon, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit.

Kapolsek Sambit Iptu Baderi, mengatakan kebakaran telah terjadi selama tiga hari diduga disebabkan oleh akumulasi puntung rokok dan seresah daun yang sudah menumpuk.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.