Senin, 15 Jun 2026 19:58 WIB

Hadapi El Nino, Warga Lamongan Diimbau Pakai Topi dan Baju Lengan Panjang

Ilustrasi fenomena El Nino. (Foto: BMKG)
Ilustrasi fenomena El Nino. (Foto: BMKG)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Lamongan mengajak masyarakat menerapkan pola gaya hidup sehat sebagai upaya menangkal dampak buruk dari fenomena El Nino.

Sesuai prediksi Pusat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) puncak fenomena El Nino bakal terjadi pada Agustus-September mendatang.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lamongan, dr. Herwidyah Sidhayatri, bahwa fenomena alam tersebut secara teori menyebabkan perubahan pola cuaca global, yang berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia.

Dapat dipastikan, beber dr. Herwidyah, Kabupaten Lamongan juga merasakan dampak dari fenomena tersebut.

"Pada puncak fenomena El Nino di Indonesia akan terjadi peningkatan penyakit yang berhubungan dengan air atau "water borne disease" karena keterbatasan ketersediaan air dan sanitasi," ungkapnya, Selasa (8/8/2023).

Lebih lanjut dijelaskan, bila secara medis kondisi tersebut akan berdampak pada manusia seperti timbulnya gejala penyakit saluran napas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Peningkatan penyakit saluran napas yang berhubungan dengan terjadinya polusi udara dan penyakit akibat cuaca panas atau "heat stress," tuturnya.

Dirincikan Herwidyah, ragam penyakit yang berpotensi menyerang manusia saat El Nino seperti gangguan pernafasan, dehidrasi, penyakit kulit kering dan gatal, penyakit disebabkan vektor, nyamuk tikus, serta penyakit jantung dan heat stroke.

Maka dari itu, Herwidyah mengajak kepada seluruh masyarakat Lamongan agar menerapkan pola makan dan pola hidup yang sehat supaya tetap terjaga kesehatannya.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara perbanyak minum air putih serta menambah jumlah konsumsi buah dan sayuran. Sedangkan untuk melindungi dari luar perlu memakai pelindung kepala dan mengenakan pakaian lengan panjang.

"Informasi menjaga kesehatan saat El Nino tentu akan kita sebarkan melalui sosial media dan surat himbauan ke seluruh puskesmas di Lamongan," jelasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.