Kamis, 18 Jun 2026 02:13 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Ponorogo, 5 Hektare Lahan Hutan Terbakar

Kebakaran hutan di Ponorogo. (Foto: BPBD Ponorogo)
Kebakaran hutan di Ponorogo. (Foto: BPBD Ponorogo)

jatimnow.com - Kabupaten Ponorogo kembali dilanda bencana kebakaran hutan yang merusak sekitar 5 hektare lahan milik Perhutani dan Hutan Rakyat.

Kali ini, api melanda Petak 135 B, Perhutani RPH Bungkal, BKPH Ponorogo Timur, KPH Lawu Ds di Dukuh Banyon, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kapolsek Sambit Iptu Baderi, mengatakan kebakaran ini sebenarnya telah terjadi sejak tiga hari yang lalu. Bermula di hutan Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, kemudian menjalar ke Dukuh Banyon, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit.

"Karena terkena angin jadi terbawa dari Maguwan ke Nglewan. Kejadiannya memang sudah 3 hari. Apinya itu nyala-padam nyala-padam begitu," ujar Baderi, Selasa (8/8/2023).

Dia mengatakan untuk dugaan sementara kebakaran ini adalah karena akumulasi puntung rokok dan seresah daun yang sudah menumpuk selama dua tahun terakhir.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Kami Pihak kepolisian bersama warga, TNI, dan BPBD Ponorogo telah berupaya maksimal untuk memadamkan api, terutama di area yang dekat dengan pemukiman,” katanya.

Menurutnya dia melakukan upaya pemadaman terutama yang dekat dengan pemukiman. Sekitar 200 meter dari rumah warga.

"Saat ini masih berkobar tapi yang di atas gunung. Dekat pemukiman sudah kami pastikan padam,” jelas mantan Kapolsek Pudak ini.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Koordinator Lapangan BPBD Ponorogo, Hadi Susanto, menjelaskan bahwa tim gabungan menggunakan dua metode dalam pemadaman, yakni secara manual dan dengan menggunakan gepyok.

"Antisipasi yang dekat pemukiman dibawakan air dan alat pemadam kebakaran. Sudah padam untuk saat ini. Walaupun dekat pemukiman tidak ada yang mengungsi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.