Rabu, 17 Jun 2026 23:17 WIB

Polres Trenggalek Periksa Kondisi Kendaraan Dinas, Usianya Ada yang 11 Tahun

Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo saat mengecek kendaraan dinas. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo saat mengecek kendaraan dinas. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Trenggalek menggelar apel kendaraan bermotor (Ranmor) dinas dalam rangka kesiapan perayaan HUT RI ke-78 dan Pemilu 2024. Hasilnya beberapa kendaraan diketahui telah berusia 11 tahun dan perlu dilakukan perbaikan.

Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo mengatakan, pengecekan Ranmor dinas dilakukan kepada seluruh jajaran Polsek dan Polres Trenggalek. Tujuannya untuk mengecek sarana prasarana pendukung tugas kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Dengan melakukan pengecekan Ranmor dinas ini, kami bisa mengetahui bagaimana kondisi kendaraan operasional kami," ujarnya, Senin (7/8/2023).

Dari hasil pengecekan, didapati beberapa kendaraan yang sudah cukup tua, yakni berusia 11 tahun. Di sisi lain, juga ada beberapa kendaraan dengan kondisi sirine serta rotatornya yang mati. Hal ini perlu dilakukan perbaikan agar tidak mengganggu kegiatan anggota.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Untuk kendaraan yang terdapat permasalahan akan diperbaiki. Sehingga ketika polisi melakukan tugasnya bisa optimal," jelasnya.

Selain itu, di Kabupaten Trenggalek juga akan dilaksanakan Pilkades serentak. Gathut juga mengimbau agar selalu menjaga fasilitas yang sudah diberikan negara kepada Polres Trenggalek. Pasalnya, fasilitas tersebut juga berasal dari uang rakyat.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Jadi kalau kondisi kendaraan baik, maka akan mempermudah pelaksanaan pengamanan dan patroli saat peringatan HUT RI dan Pemilu 2024," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.