Sabtu, 20 Jun 2026 15:26 WIB

CFD Ditiadakan, Pemkot Surabaya: Bukan Karena Aksi #2019GantiPresiden

CFD di Jalan Tunjungan Surabaya/dok. Humas Pemkot Surabaya
CFD di Jalan Tunjungan Surabaya/dok. Humas Pemkot Surabaya

jatimnow.com — Humas Pemkot Surabaya M Fikser menegaskan jika peniadaan car free day (CFD) di Surabaya pada Minggu (6/5/2018) besok, tidak ada sangkut pautnya dengan isu gerakan atau aksi #2019GantiPresiden.

"CFD Minggu besok diliburkan, tapi tidak karena aksi itu (#2019GantiPresiden)," tutur Fikser saat dikonfirmasi jatimnow.com, Sabtu (25/8/2018).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Ia mengatakan bahwa peniadaan sementara CFD karena Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan beberapa evaluasi terhadap event mingguan yang sudah digelar selama 10 tahun itu.

"Ya karena ada rapat evaluasi internal, karena CFD sudah kita gelar selama 10 tahun. Dan evaluasi itu terkait masih sepinya CFD di beberapa titik seperti Kembang Jepun dan Jalan Merr," paparnya.

Fikser menjelaskan bahwa pemberitahuan peniadaan CFD juga telah disampaikan kepada masyarakat maupun kepada OPD terkait melalui surat maupun melalui media sosial.

"Kita juga sudah sampaikan surat pemberitahuan kepada masyarakat," imbuhannya.

Baca juga: Perhatian! Car Free Day di Surabaya Sementara Ditiadakan

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Sementara itu, Kasi Peningkatan Kualitas dan Penyuluhan Lingkungan Hidup Kota Surabaya Dyan Prasetyaningtyas mengatakan peniadaan kegiatan ini dikarenakan Pemkot Surabaya ingin melakukan evaluasi internal terkait kegiatan CFD yang sudah berjalan sekitar 10 tahun.

Adapun beberapa item yang akan dievaluasi terkait dengan penyelenggaraan Car Free Day tersebut antara lain, pengaruhnya pada peningkatan kualitas udara di Surabaya, pengaturan event serta pedagang di sepanjang jalur Car Free Day, dan pengaturan-pengaturan lainnya.

“Seperti pelarangan membawa hewan, penyebaran brosur juga perlu untuk dilakukan evaluasi,” ujar Dian.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Di sisi yang lain, Minggu (26/8/2018) besok, akan ada aksi Deklarasi #2019GantiPresiden di Jalan Tembaan Surabaya. Bahkan, pihak panitia sudah memastikan bahwa acara deklarasi itu akan dihadiri ribuan massa pendukung.


Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.