Minggu, 21 Jun 2026 13:41 WIB

Antisipasi Puncak Musim Kemarau, DPU-SDA Lamongan Kawal Ketersediaan Pengairan Lahan

Kali Dinoyo di aliran Sungai Bengawan Jero Lamongan surut imbas puncak musim kemarai. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kali Dinoyo di aliran Sungai Bengawan Jero Lamongan surut imbas puncak musim kemarai. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan, melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air (DPU-SDA) mulai bekerja ekstra memasuki puncak musim kemarau.

DPU-SDA kini masif melakukan pengawalan untuk ketersediaan air guna memenuhi kebutuhan pertanian.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Kepala DPU-SDA Lamongan, Gunadi mengabarkan ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian relatif aman. Air dari daerah sekitar irigasi (Waduk Gondang dan Waduk Prijetan) aman karena para petani sudah memasuki musim tanam palawija sehingga tidak membutuhkan banyak air.

Meski demikian, lanjut Gunadi, ada sedikit kendala di wilayah sekitar Bengawan Jero karena terdapat 6 ribu meter lahan yang masih berada masa tanam padi yang membutuhkan banyak air.

"Kami terus mengawal ketersediaan air di Lamongan khususnya untuk kegiatan pertanian. Wilayah selatan dan sekitarnya kami nyatakan aman karena sudah panen. Namun kita perlu kerja keras lagi untuk memantau wilayah Kecamatan Karangbinangun dan Kalitengah yang belum memasuki masa panen padi," tutur Gunadi saat ditemui, Jumat (4/8/2023) di Kantor PU SDA Kabupaten Lamongan.

Gunadi menerangkan, adanya kendala karena pola tanam yang tidak bertumpu pada jadwal yang telah dibuat oleh UPT SDA Kuro dan HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) Bengawan Jero.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

"Adanya pola tanam yang tidak sesuai tentu mempengaruhi aliran air, harusnya pada Mei, petani sudah mengakiri masa tanam. Ini akan menjadi evaluasi kami tahun depan karena mungkin ini adalah tahun pertama HIPPA menjalankan tugas jadi perlu ditingkatkan komunikasinya," terangnya.

Menindaklanjuti masalah yang terjadi di Bengawan Jero, pihaknya akan meminta bantuan air ke hulu, yakni Bendungan Gerak Babat melewati Sluis Besur, agar di wilayah Bengawan Jero tetap bisa melakukan panen.

"Pola tanam adalah titik awal mengatur air dan sistem pembagian air giliran dan golongan. Untuk mengatasi Bengawan Jero kami meminta bantuan ke hulu Bendung Gerak Babat, agar petani tetap panen," jelas Gunadi.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Selanjutnya, Gunadi menekankan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat agar ketersediaan air di Lamongan terjaga karena berakhirnya musim kemarau tidak bisa dipastikan.

"Koordinasi terus kita lakukan bersama semua pihak agar tetap terjaga sampai akhir kemarau yang diperkirakan pada akhir Oktober nanti. Tetapi prediksi tidak bisa dijadikan patokan utama, jadi kami akan terus mempersiapkan akan maju atau mundurnya prediksi," tegas Gunadi.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.