Minggu, 21 Jun 2026 12:04 WIB

Wadahi Warga Binaan Berekspresi, Kemenkumham Jatim Gelar Festival Band

  • Penulis :
  • | Kamis, 03 Agu 2023 17:10 WIB
Peserta festival band gelaran Kemenkumham Jatim saat unjuk kebolehan. (Foto: Humas Kemenkumham Jatim/jatimnow.com)
Peserta festival band gelaran Kemenkumham Jatim saat unjuk kebolehan. (Foto: Humas Kemenkumham Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kanwil Kemenkumham Jatim mwnggelar Festival Band antar warga binaan pemasyarakatan se-Jatim. Kemenkumham Jatim berupaya mewadahi warga binaan untuk berekspresi.

"Ini salah satu implementasi dari amanah UU 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan yang menjamin hak pembinaan kemandirian sekaligus kegiatan rekreasional bagi warga binaan," urai Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari, Kamis (3/8/2023).

Baca Juga: 365 Warga Binaan Lapas Tulungagung Diusulkan Terima Remisi Lebaran

Delapan grup band hasil seleksi 7 Korwil di Jatim mengikuti kegiatan yang digelar di lapangan tengah Lapas I Surabaya itu. Khusus Korwil Surabaya, sebagai tuan rumah mengirimkan dua wakil.

"Kami melihat musik sangat digemari di masyarakat, begitu juga di lapas/rutan yang banyak menjadikan musik sebagai sarana pembinaan bagi warga binaan," tutur Imam.

Kakanwil Imam Jauhari ikut meriahkan festival band yang digelar dji Lapas Surabaya. Kakanwil Imam Jauhari ikut meriahkan festival band yang digelar dji Lapas Surabaya.

Setiap grup band membawakan tiga jenis lagu. Pertama adalah lagu yang sudah ditetapkan juri, yaitu lagu berjudul is Kota yang ditulis oleh Teddy Sujaya - Pamungkas NM.

"Selain itu, peserta juga harus membawakan lagu pilihannya sendiri dan juga lagu ciptaannya sendiri," imbuh Kadiv Pemasyarakatan Teguh Wibowo yang menjadi promotor acara.

Teguh menjelaskan bahwa kedelapan peserta merupakan korwil dari Surabaya, Bojonegoro, Madiun, Kediri, Malang, Jember dan Madura.

"Sebelumnya di tiap korwil sudah dilakukan seleksi, jadi delapan band ini adalah yang terbaik dari setiap korwil," tuturnya.

Baca Juga: Melihat Keceriaan Warga Binaan Lapas Tulungagung Saat Berbuka Bersama Keluarga

Teguh menegaskan tujuan utama dari festival ini bukan untuk mencari juara. Namun sebagai media agar masyarakat mengetahui bahwa warga binaan juga punya potensi dan kesempatan yang sama.

"Untuk itu, kita juga akan memilih karya cipta lagu terbaik dan akan kami catatkan di DJKI atas nama penciptanya yaitu warga binaan kami," urai Teguh.

Salah satu peserta asal Korwil Madura, Patria, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat diperlukan untuk pengembangan dirinya.

"Kami sangat senang bisa diberikan kesempatan untuk berkarya, berekspresi sekaligus berkompetisi," terangnya.

Sedangkan peserta dari Korwil Jember, Risky Putra yang juga personil Band Kapok dari Lapas Banyuwangi berharap kegiatan festival band ini bisa diselenggarakan secara rutin. Harapannya, agar dia dan personil Kapok Band bisa terus berkarya.

Baca Juga: Melihat Aktivitas Ibadah Warga Binaan Lapas Malang di Bulan Ramadan

"Meski harus menempuh perjalanan darat delapan jam, kami sangat senang dan tetap semangat karena ada wadah untuk menyalurkan keahlian kami," katanya.

Korwil Madiun yang diwakili Band Pop Keron asal Lapas I Madiun akhirnya keluar sebagai juara I. Mereka mendapatkan nilai hampir sempurna dari tiga dewan juri.

Sedangkan juara kedua diraih perwakilan Korwil Bojonegoro yang diwakili El Moto Band (Lapas Mojokerto). Diikuti di peringkat ketiga perwakilan dari Korwil Madura (Pastika Band). Dan di tempat keempat adalah perwakilan dari Korwil Surabaya yaitu Aldino Band.

"Penilaian mencakup beberapa aspek diantaranya harmonisasi, kekompakan, skill dan performance secara umum," ujar salah satu juri, Ucok dari FJazzC Surabaya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.