Minggu, 21 Jun 2026 01:14 WIB

4.628 Lulusan SD di Surabaya Tak Melanjutkan Sekolah, Korban Sistem Zonasi

Kepala Dinas Pendidikan Yusuf Masruh saat memenuhi undangan Komisi D DPRD Surabaya. (Foto: Judes for jatimnow.com)
Kepala Dinas Pendidikan Yusuf Masruh saat memenuhi undangan Komisi D DPRD Surabaya. (Foto: Judes for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 4.628 lulusan SD di Surabaya pilih tak melanjutkan sekolah karena terkendala sistem zonasi. Hal itu terungkap saat Komisi D DPRD Surabaya memanggil Dinas Pendidikan Surabaya, Selasa (1/8/2023).

Pilihan untuk tak sekolah ini terjadi pada siswa-siswi di Surabaya yang tidak masuk dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ini sudah saya sampaikan ke teman-teman sekolah swasta. Kalau ketemu siswa gamis (keluarga miskin) atau pragamis mesti ditindaklanjuti. Kalau memang orang tua ada miskomunikasi bisa ke dinas, nanti kami fasilitasi," kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Yusuf Masruh.

Yusuf hanya bisa pasrah, dan mengaku akan mengevaluasi PPDB tahun ini dan diperbaiki tahun depan. Serta akan melapor kepada Kementerian terkait.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Harapan-harapan tadi hanya penyeimbang saja, termasuk kajian-kajian untuk ke depan dan harapan kami nanti juga ke Kemendikbudristek. Untuk kami sampaikan, bahwa kondisi di daerah ini tidak sama dengan kondisi satu dengan lainnya. Mulai dari populasi demografisnya saya yakin juga gak sama," kata Yusuf.

Evaluasi demi evaluasi seringkali terdengar tiap tahun, alias setiap kali zonasi PPDB usai. Bahkan, menurut Yusuf kemelut PPDB ada sejak sistem ini diberlakukan pada tahun 2002-2003.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Nanti tetap kami kaji terkait zonasi. Semisal dalam satu kecamatan itu disetarakan atau di-nol-kan nilainya, tapi menggunakan kombinasi prestasi, kompetensi dan akademisnya," katanya.

Diketahui, pemanggilan terhadap Dinas Pendidikan Surabaya ini telah dilakukan pada Senin (28/7/2023) lalu, dengan agenda penjelasan Dinas Pendidikan terhadap sistem zonasi PPDB tahun ini. Namun, Dinas Pendidikan absen dari undangan tanpa penjelasan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.