Minggu, 21 Jun 2026 07:58 WIB

Tribun Keluarga Gelora Bung Tomo Khusus Bonek Cilik, Ini Kapasitas dan Peraturannya

Bonek cilik pendukung Persebaya Surabaya. (Foto-foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Bonek cilik pendukung Persebaya Surabaya. (Foto-foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bonek berinisiatif menyediakan tribun khusus bagi anak-anak pendukung Persebaya yang dinamai Tribun Keluarga. Tribun khusus di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya ini berkapasitas 4.500 kursi.

Ketua Panpel Persebaya, Ram Surahman mengatakan, tribun tersebut adalah murni inisiatif Bonek Surabaya. Biasanya dipakai oleh tim tamu, berada di Gate 1 GBT.

Baca Juga: Match For Goodness, Cara Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bantu UMKM Lokal

D isisi lain, tribun ini juga disiapkan untuk mengenalkan olahraga sepak bola kepada anak-anak. Sehingga menimbulkan rasa nyaman saat mereka mendukung klub yang dicintai.

"Kenapa kok ada tribun keluarga, karena kemarin (stadion) Kanjuruhan itu sehingga ada persepsi bahwa stadion itu menyeramkan sampai kemudian harus bertaruh nyawa," kata Ram Surahman, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Arema FC Punya Modal Besar Jelang Hadapi Persib Bandung dan Persebaya Surabaya

Sekretaris Persebaya Surabaya itu juga menambahkan, inisiatif menyediakan tribun keluarga selain belajar dari tragedi Kanjuruhan juga sebagai percontohan agar klub-klub atau supporter bola di Indonesia berinisiatif sama, menyediakan tribun untuk anak-anak.

"Harapan kami ini menjadi pemicu ya, jadi nanti juga sama, semua tribun juga ramah keluarga," katanya.

Menurut dia, Bonek semakin menunjukkan positif karena beberapa kali pertandingan mereka juga telah mengurangi yel-yel yang tidak pantas didengar oleh anak-anak.

Baca Juga: Laga Arema FC Vs Persebaya Digelar di Kanjuruhan, Panpel: Jadi “Penyembuh” Luka

Selain itu, di tribun keluarga, Panpel juga menerapkan aturan khusus bagi orang tua yang mengiringi.

"Di tribun keluarga clear tidak boleh ada rokok, kalau yang lain nanti perlahan kita akan lakukan perubahan," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.