Selasa, 16 Jun 2026 02:03 WIB

Hilang Semalam di Hutan, Warga Trenggalek Ditemukan Linglung

Korban saat sampai ke rumah. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Korban saat sampai ke rumah. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang warga Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Suyanto (42) ditemukan selamat, setelah sempat hilang selama satu hari di dalam hutan Desa Ngares.

Warga desa sempat melakukan pencarian semalam, namun tidak berhasil menemukan keberadaannya. Suyanto lalu pulang ke rumah dengan diantar seorang warga desa dalam kondisi linglung.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Yoni Fariza mengatakan, pada 31 Juli 2023 pihaknya mendapatkan laporan bahwa Suyanto menghilang di hutan saat mencari rumput untuk pakan ternaknya.

Dari situlah, warga bersama tim gabungan melakukan pencarian.

"Namun pencarian yang dilakukan hingga 02.00 WIB dini hari di tengah hutan tidak membuahkan hasil, dan akhirnya pencarian dilanjutkan pada pagi hari," ujarnya, Selasa (01/08/2023).

Suyanto akhirnya ditemukan dan diantar pulang oleh Agus Kusyanto. Warga Desa Ngares ini menemukan Suyanto saat hendak menyadap pinus.

Dalam perjalanan, Agus melihat Suyanto sedang berjalan sambil memikul rumput di atas kepala.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Saat perjalanan di tengah hutan yang berjarak 2 km, saya melihat ada seseorang yang memikul rumput di atas kepala. Pada saat itu saya langsung panggil, dan dia langsung tergeletak lemas," jelasnya.

Setelah itu, Agus mencoba berkomunikasi dengan korban, namun saat ditanya korban tidak menjawab dan terlihat linglung.

Kemudian korban dibawa dan terus digandeng tangannya menuju ke pos pencarian.

"Awalnya ketika saya tanya korban tidak mau menjawab. Tapi saat perjalanan korban akhirnya mau menceritakan kejadian saat tersesat di hutan," tuturnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Berdasarkan cerita korban, pada saat warga dan tim gabungan melakukan pencarian, korban sebenarnya melihat. Namun, ketika korban memanggil warga dan tim gabungan, seakan tidak ada yang mendengar.

"Katanya dia sudah teriak-teriak kepada warga dan petugas gabungan pencarian. Tapi tidak ada jawaban, sedangkan warga dan petugas tidak mendengar apapun saat itu," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.