Selasa, 16 Jun 2026 01:08 WIB

Aspal Jalan Pasar Kembang Surabaya yang Merekah Rawan Ambles, Ini Solusi PDAM

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Selasa, 01 Agu 2023 14:40 WIB
Petugas proyek saat memeriksa kondisi pengeraan pipa PDAM. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Petugas proyek saat memeriksa kondisi pengeraan pipa PDAM. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jalan Pasar Kembang Surabaya merekah akibat proyek pemasangan pipa PDAM. Ternyata proyek ini mengalami kendala yang berpotensi menyebabkan tanah di sekitarnya ambles.

Manajer Proyek Perpipaan PDAM Louis Andilun Gatu menjelaskan kendala yang terjadi akibat struktur tanah yang berpasir. Pemasangan pipa menggunakan sistem pengeboran atau drilling. Pemasangan pipa ditarik, setelah pipa terpasang tanah di atasnya akan dipadatkan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Nah, jika saat proses penarikan pipa mengalami kendala dikhawatirkan akan mengurangi stabilitas tanah.

"Tapi kondisinya pipa ini stug tertinggal di dalam. Khawatirnya dari kami ini nanti ketika ditarik, bentonit akan hilang jadi stabilitas tanahnya akan berkurang. Artinya ada potensi kedua. Potensi longsor di sekitar area rumah warga yang lebih besar," ungkap Louis saat evaluasi pengerjaan pemasangan pipa, Selasa (1/8/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selanjutnya, Louis mengatakan akan mengubah jalur pemasangan pipa guna menanggulangi efek bahaya yang lebih besar. Karena jalur pemasangan pipa di Jalan Pasar Kembang, kondisi tanahnya berpasir.

Pipa yang tersisa di dalam sekitar 102 meter akan ditinggal. Pipa yang tertinggal, menurut Louis akan mengeras bagai semen yang bercampur dengan bentonit.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita akan meninggalkan pipa agar tidak terjadi longsor lebih besar. Kita akan cari jalur baru. Geser di sebelahnya. Kami akan cari lokasi yang aman yang tidak berpasir. Karena penyebabnya tadi tanahnya berpasir," pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui aspal jalan di kawasan Pasar Kembang - Diponegoro Surabaya merekah, Selasa (1/8/2023) pagi. Akibatnya, sementara setengah dari bahu jalanan di tutup dan dipenuhi warga yang menonton.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.