Minggu, 21 Jun 2026 11:08 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Kibarkan Bendera Merah Putih Mulai Besok

Gubernur Khofifah bersama ASN di lingkungan Pemprov Jatim mengibarkan bendera merah putih, usai apel pagi (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah bersama ASN di lingkungan Pemprov Jatim mengibarkan bendera merah putih, usai apel pagi (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak warga untuk menggelorakan semangat nasionalisme dan patriotisme menyambut Bulan Kemerdekaan RI dengan mengibarkan bendera merah putih satu tiang penuh mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2023.

Imbauan ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara RI Nomor B-523 /M/S/TU.00.04/06/2023 tanggal 13 Juni 2023 tentang Penyampaian Tema, Logo, dan Partisipasi Menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2023.

Baca Juga: Semarak Kemerdekaan, Yayasan Darul Ibad An Nabawi Bagikan Bendera Merah Putih

"Maka seluruh warga bangsa, seluruh institusi, seluruh perkantoran diwajibkan mengibarkan Bendera Merah Putih mulai tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2023 satu tiang penuh. Oleh karena itu, saya minta kebersamaan kita semua menumbuhkan nafas nasionalisme dan nafas heroisme secara masif di Bulan Kemerdekaan," kata Khofifah saat apel pagi di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Surabaya, Senin (31/7/2023).

Khofifah juga mendorong distribusi bendera di seluruh lapisan masyarakat. Sebab, hal ini sejalan dengan Surat Edaran Sekjen Kemendagri.

Baca Juga: Bakesbangpol dan PWI Tulungagung Bagikan Bendera Merah Putih Untuk Masyarakat

"Kita semua di seluruh institusi di semua provinsi dan seluruh kabupaten/kota diminta untuk mengumpulkan bendera sebanyak-banyaknya, termasuk mengajak berbagai elemen berpartisipasi dan kemudian mendistribusikan," katanya.

Dirinya telah meminta kepada kepala OPD untuk menggerakkan seluruh tim di masing-masing institusinya. Meski begitu, ia menjelaskan bahwa pengumpulan bendera, bukan termasuk dalam Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah, melainkan kerjasama dengan berbagai pihak.

Baca Juga: Warga Prambontergayang Tuban Kibarkan Merah Putih, Bantah Tren Bendera One Piece

"Saya rasa bagi eselon tiga atau eselon empat tidak berat. Setiap staf diminta untuk menyiapkan bendera untuk dibagikan ke tetangga dan titik-titik yang mungkin bisa dijangkau oleh kita semua," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.