Kamis, 18 Jun 2026 12:28 WIB

Novita Hardini Raih Magister Ekonomi dengan Predikat Cumlaude

Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini saat diwisuda. (Foto: Dok. Prokopim Trenggalek)
Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini saat diwisuda. (Foto: Dok. Prokopim Trenggalek)

jatimnow.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, raih gelar magister di bidang ekonomi dengan predikat Cumlaude. Tokoh perempuan itu lulus dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Hidayatullah Tulungagung, dengan IPK 3,76. 

Pelaksanaan wisuda bagi pengiat perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentan sendiri dilaksanakan pada Hari Sabtu (29/7/2023), wisuda ke-35 gelombang 2. Dijadwalkan ada 4.000 mahasiswa yang akan diwisuda di tahun 2023 ini dan terbagi menjadi 4 gelombang. Setiap gelombang kurang lebih ada sekitar 1.000 mahasiswa yang diwisuda.  

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Meraih gelar magister dibidang ekonomi tentunya salah satu kebanggan bagi Novita. Pasalnya di tengah kesibukannya menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek dan sederet organisasi lainnya, kemudian masih ditambah kewajibannya sebagai seorang ibu dalam merawat dan membesarkan anaknya tentu menuntut ilmu di jenjang ini bukan perkara mudah.

Tapi Novita Hardini yang juga seorang founder yayasan yang bergerak dibidang pemberdayaan UMKM perempuan itu mampu membuktikan kemampuannya dengan predikat cumlaude.

"Lega rasanya, saya masih punya semangat belajar, membaca dan menyelesaikan tesis. Itu tantangannya luar biasa, disamping kegiatan saya yang begitu padat. Terus anak-anak dengan segala fasilitasnya yang masih menjadi tanggung jawab saya sebagai ibu, ini menjadi pencapaian yang saya syukuri dan saya merasa sangat-sangat puas," ujarnya, Sabtu (29/7/2023). 

Novita mengaku tidak mengejar predikat cumlaude dalam program magister ini. Menurutnya nilai bukan tujuan utama dan lebih mementingkan mencari keilmuan dari sudut agama. Terlebih salah satu bidang yang menjadi salah satu fokusnya adalah pemberdayaan perempuan.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Saya sekolah di sini lebih kepada untuk mencari keilmuan  dari sudut agama, dimana saya mengikuti pemberdayaan perempuan. Kalau ngomongin pemberdayaan perempuan,  yang benar-benar kita fokuskan adalah memberdayakan ekonominya," jelasnya. 

Bagi Novita selama ini perempuan sering kali di anggap masyarakat kelas 2 untuk stigma sosialnya. Namun ternyata anggapan tersebut salah. Perempuan dan laki-laki itu yang membedakan hanyalah jenis kelaminnya.

Namun secara gender mereka punya peran yang sama dan dituntut oleh Allah SWT untuk berkontribusi seimbang dengan prinsip keseimbangan untuk membangun keluarga dan perekonomian di lingkup keluarga. 

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Jadi saya ingin mengulik lebih dalam lagi nilai-nilai keagamaan. Kalau ekonomi perempuan ini bertumbuh sisi agamanya  seperti apa sebenarnya. Karena kita tahu perempuan sering kali di anggap masyarakat kelas 2 untuk setigma sosialnya,"  tuturnya. 

Mendampingi istri saat diwisuda beserta ketiga anaknya, Mochamad Nur Arifin tidak bisa menutupi rasa bangganya. Istrinya juga meraih kesuksesan di sektor pendidikan. Pihaknya berharap capaian ini bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita cukup bersyukur dan semoga ilmunya manfaat. Sama sama ilmunya kita gunakan untuk mensejahterakan masyarakat," pungkas Bupati yang biasa disapa Mas Ipin ini. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.