Jumat, 12 Jun 2026 00:09 WIB

Menikmati Kidungan Jula-Juli di Waroeng Joglo Merah Putih

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Kamis, 27 Jul 2023 18:22 WIB
Pengunjung Waroeng Joglo Merah Putih dihibur kidungan Juli-Juli. (Foto: Aan Haryono for jatimnow.com)
Pengunjung Waroeng Joglo Merah Putih dihibur kidungan Juli-Juli. (Foto: Aan Haryono for jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah perkembangan teknologi dan pengaruh smart phone yang terus masif, pentas kidungan Jula-Juli masih terus lestari. Anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih melestarikan tradisi dengan menjaga marwah Jula-Juli.

Kidungan Jula-Juli merupakan bagian dari tradisi ludruk. Liriknya pun menggunakan bahasa Jawa yang sangat lucu dan mengelitik. Sehingga mengundang gelak tawa penonton yang melihat dan mendengarkannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Selain itu, Jula-Juli diiringi dengan musik gamelan khas ludruk. Jula-Juli sendiri adalah sebuah syair yang kemudian dilagukan ketika pertunjukan ludruk dimulai.

Azizatuz Jamalia (12) siswi kelas 1 SMPN 37 Surabaya berduet dengan Bestari Fatimatuz Zahra (12) siswi kelas 1 SMPN 3 Surabaya di panggung Waroeng Joglo Merah Putih Surabaya. Geraknya lincah dan seloroh yang keluar dari mulutnya kemudian mendatangkan gelak tawa dari para pengunjung.

“Ajak anak-anak untuk main keluar rumah, biar tidak mager,” kata Zahra, Kamis (27/7/2023).

Melalui Kidungan Jula-Juli, ia dan teman-temannya di sanggar tari dan ludruk ingin terus berada di jalur tradisi. Ludruk menjadi pilihannya, melalui kesenian asli Surabaya itu, ia tetap bermain dengan teman sebayanya serta bisa bergembira.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Bahkan teknologi juga bisa kok untuk membantu pelestarian budaya. Jadi Jula-Juli juga ditayangkan di YouTube. Jadi masih bisa terus melestarikan kesenian tradisi,” ungkapnya.

Manajer Waroeng Joglo Merah Putih Aan Haryono mengatakan, ruang kesenian tetap terjaga di tengah percepatan teknologi yang berkembang begitu cepat. Pihaknya memberikan ruang bagi anak-anak untuk terus menjaga kesenian tradisi.

“Kidungan Jula-Juli menjadi tradisi yang bisa terus dijaga, kami memasukannya sebagai bagian dari kalender kebudayaan di Joglo Merah Putih,” katanya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Ia melanjutkan, kalender kebudayaan lainnya juga terus dilakukan di Joglo Merah Putih. Selain Kidungan Jula-Juli juga ada pentas wayang, ludruk, drama, pembacaan puisi sampai musik keroncong.

“Ruang kebudayaan menjadi bagian tak terpisahkan dari perkembangan masyarakat,” jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.