Senin, 15 Jun 2026 02:02 WIB

Waspada El Nino, Potensi Picu Kemarau Kering di Indonesia

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Rabu, 26 Jul 2023 15:45 WIB
BMKG (Foto: BMKG for jatimnow.com)
BMKG (Foto: BMKG for jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia memprediksi dampak fenomena alam El Nino mencapai puncaknya pada bulan Agustus hingga September.

Melansir laman resmi BMKG, El Nino adalah fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Pemanasan SML ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia. Singkatnya, El Nino memicu terjadinya kondisi kemarau kering untuk wilayah Indonesia secara umum.

BMKG menyebutkan, dampak El Nino diprediksi berintensitas lemah hingga moderat. Dampak yang dihasilkan bisa memicu kekeringan, minimnya ketersediaan air, hingga mempengaruhi produksi pangan.

Menghadapi fenomena El Nino, BMKG menghimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri dan lebih meningkatkan kesadaran akan menjaga lingkungan. Hal itu diharapkan mampu menanggulangi terjadinya kekurangan pasokan air dan ketersediaan pangan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Pertanian (Kementan) turut mengantisipasi terjadinya fenomena El Nino. Kementan melakukan program-program tepat guna untuk menjaga stok pangan agar terus stabil.

"Kita melakukan tindakan-tindakan dalam menjaga stok pangan. Kita berharap agar masyarakat bersabar diri. Jadi memang kita berharap sekali agar masyarakat juga jangan mengumbar stok pangan, kita jadikan persediaan," kata wakil Menteri Pertanian RI, Ir. Harvick Hasnul Qolbi seusai membuka acara Live Stock 2023, Rabu (26/07/2023).

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

Menurut Harvick, stok pangan yang dimiliki Indonesia saat ini masih aman hingga bulan Desember. Untuk selanjutnya pemerintah dan pihak pertanian berkolaborasi agar stock pangan tetap terjaga.

"Stok pangan sampai Desember masih aman. Sementara menunggu sampai Desember juga bukan berdiam diri, pihak pertanian dan pemerintah tidak tinggal diam. Kita lakukan program tepat guna untuk mengimbangi persoalan ini. Soal jangan sampai gagal panen di peternakan, juga pakan terpenuhi. Ini lagi kita jaga agar semuanya stabil," jelasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.