Kamis, 18 Jun 2026 04:38 WIB

Razia Konvoi Motor Pesilat, Polisi Trenggalek Ringkus Pengedar Pil Koplo

Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino saat merilis pengungkapan kasus Narkoba. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino saat merilis pengungkapan kasus Narkoba. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satlantas Polres Trenggalek mengamankan puluhan kendaraan pesilat saat razia konvoi karena tidak sesuai standar dan tidak dilengkapi STNK. Polisi juga meringkus pengedar pil koplo yang menggunakan modus ikut dalam konvoi tersebut.

Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino mengatakan, pada saat razia konvoi pesilat, mereka melakukan pengecekan dan penggeledahan kepada orang yang mencurigkan.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Hasilnya, polisi menemukan satu botol berisi 910 butir pil koplo dobel L dari dalam tas seorang pemuda.

"Pemuda itu mengaku bukan anggota perguruan pencak silat. Dia memanfaatkan rombongan konvoi untuk memasukan ratusan pil dobel L ke Trenggalek," ujarnya, Selasa (25/07/2023)

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Berdasarkan pengkuannya, pil itu dapat dari luar kota dan akan diedarkan di Trenggalek. Saat ini Satresnarkoba Polres Trenggalek masih melakukan pengembangan terhadap pemuda tersebut.

"Kami tidak bisa menjelaskan lebih banyak. Karena masih dalan proses pengembangan petugas," tuturnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Polisi juga mengamankan 24 kendaraan pesilat yang nekat melakukan konvoi. Dari kendaraan yang diamankan, terdapat 38 perkara pelanggaran lalu lintas.

"Sebanyak 7 kendaraan motor tidak standart, 4 kendaraan tidak menggunakan plat, 6 pelanggar tidak menggunakan helm, 12 tidak dapat menunjukan STNK dan 9 pelanggaran tidak memiliki SIM," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.