Mesin Kendaraan Bisa Mati di Perlintasan KA, Apa Penyebabnya?
- Penulis : Haryo Agus
- | Selasa, 25 Jul 2023 17:05 WIB
jatimnow.com - Insiden kecelakaan melibatkan Kereta Api (KA) Gajayana relasi Gambir-Malang dan truk bermuatan ampas tebu di Nganjuk, Senin kemarin, menjadi sorotan. Terlebih peristiwa serupa juga terjadi di beberapa wilayah.
Faktor manusia hingga mesin mati di perlintasan, jadi penyebab kecelakaan yang bisa berakibat fatal tersebut. Tapi tahukah anda penyebab kendaraan mogok di perlintasan kereta?
Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang
BPBD Surabaya melalui siaran resminya menjelaskan bahwa rel yang akan dilintasi KA mengandung gaya elektrostatis yang dapat menggangu kerja mesin.
Sedangkan, kendaraan yang paling sering mogok adalah kendaraan yang berbahan bakar bensin, karena masih menggunakan platina atau Capasitor Discharge Ignition (CDI).
Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung
"Saat terkena medan magnet yang besar dapat mempengaruhi proses pengapian CDI. Itu yang mengakibatkan mesin kendaraan mati atau mogok," tulis BPBD Surabaya dalam siaran resminya.
Sebab KA memerlukan jarak dan waktu yang panjang untuk melakukan pengereman sampai benar-benar berhenti. BPBD Surabaya berharap agar masyarakat berhati-hati ketika melewati perlintasan.
Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo
"Kereta api berbeda dengan kendaraan lain yang bisa berhenti secara tiba-tiba, kereta api membutuhkan jarak tertentu untuk melakukan pengereman hingga benar-benar berhenti," tulisnya.
Editor : Arina PramuditaURL : https://jatimnow.id/baca-60242-mesin-kendaraan-bisa-mati-di-perlintasan-ka-apa-penyebabnya