Rabu, 17 Jun 2026 18:50 WIB

Melihat Keseruan Balap Perahu Kunting di Pantai Mutiara Trenggalek

Balapan Prahu Kunting di Pantai Mutiara Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Balapan Prahu Kunting di Pantai Mutiara Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan nelayan mengikuti lomba balap Perahu Kunting yang digelar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek di Pantai Mutiara yang terletak di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.

Perahu Kunting biasa digunakan oleh nelayan untuk mencari ikan di perairan dangkal. Perahu ini maksimal hanya bisa memuat dua orang.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati mengatakan total terdapat 25 nelayan yang mengikuti perlombaan ini. Perahu Kunting ini memiliki ukuran panjang sekitar 2,5 meter dan lebar 50 hingga 60 centimeter.

Terdapat dua jenis Perahu Kunting yang biasa digunakan nelayan yakni jenis dayung dan mesin.

"Ada 25 peserta yang mengikuti lomba balap perahu kunting di Pantai Mutiara Trenggalek," ujarnya, Senin (24/7/2023).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Peserta yang mengkuti lomba balap Perahu Kunting dibagi menjadi dua kategori, yakni 10 peserta kategori Perahu Kunting dayung dan 15 peserta perahu kunting mesin. Track balap perahu kunting memiliki jarak sekitar 250 meter. Start dan finish berada di pinggir Pantai Mutiara. Selain itu peserta juga diharuskan memutari rumah apung Pantai Mutiara.

"Pemenang akan diambil, peserta dengan perahu kunting tercepat," jelasnya.

Sementara itu, pemenang balap Perahu Kunting, Sugiono (43) mengungkap rasa senangnya bisa menjadi juara 1 di kategori dayung. Meski capek, tetapi dengan menjadi juara bisa terbayar lunas.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Nelayan ini mengaku sudah melakukan persiapan fisik sejak 5 hari sebelum lomba.

"Sebelum mengikuti lomba balap perahu kunting, saya sudah melakukan persiapan fisik lima hari sebelumnya. Selain itu, dia juga mengkonsumsi untuk menambah engerginya saat mendayung," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.