Minggu, 21 Jun 2026 11:56 WIB

Deklarasi #2019GantiPresiden Bakal Digelar, Ini Reaksi Arek Suroboyo

  • Penulis :
  • | Jumat, 24 Agu 2018 16:52 WIB
Massa aksi dari Arek Suroboyo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Massa aksi dari Arek Suroboyo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

jatimnow.com - Kabar digelarnya deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan Surabaya, 26 Agustus 2018 nanti, memantik reaksi sejumlah aliansi masyarakat Surabaya. Salah satunya yaitu massa yang mengatasnamakan dirinya Arek Suroboyo.

Sekitar 200 orang dari Arek Suroboyo ini menggelar aksi damai di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (24/8/2018) sore.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk bertuliskan '2019 Ojo Resek, Ojo SARA, Iki Suroboyo Cox'.

Selain itu, sejumlah poster mereka bawa. Salah satunya yaitu bertuliskan Suroboyo Butuh Aman. "Elit politik hari ini sudah jelas bertarung untuk merebut kekuasaan. Mereka memainkan isu sosial, ekonomi, budaya, pendidikan bahkan agama," teriak SA Saputra, orator aksi.

Pria yang akrab disapa Pokemon ini juga menyebut, melalui media sosial (medsos) para elit politik memainkan hastag #2019GantiPresiden maupun #2Periode.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"2019 ada pemilihan Presiden. Silahkan dijalankan demokrasi itu. Tapi jangan menggunakan isu SARA terlebih agama. Karena bisa menghancurkan NKRI," tegasnya.

Atas hal itu, tambah Pokemon, Arek Suroboyo menyerukan 3 sikapnya. Pertama, 2019 silahkan pemilihan presiden diselenggarakan secara demokrasi. Kedua, 2019 menolak isu SARA dan agama.

"Yang ketiga, Barisan Arek Suroboyo siap membubarkan dan melawan gerakan politik apapun yang merusak dan resek di Kota Surabaya," pungkas Pokemon.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Reporter : Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.