Rabu, 17 Jun 2026 08:52 WIB

5 SD Negeri di Ponorogo Tak Dapat Siswa, Ini Kata Kang Giri

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow)
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow)

jatimnow.com - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko angkat bicara perihal penerimaan siswa di sekolah dasar negeri (SDN). Lantaran jumlahnya memprihatinkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023/2024.

Dari data yang ada, berdasarkan PPDB online ada 5 SDN di Bumi Reog yang tidak mendapatkan siswa. Kemudian 4 SDN yang hanya mendapatkn 1 siswa dan belasan SDN mendapatkan 2 siswa.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Mungkin jumlah kelahiran tidak sebanyak sebelumnya. Barangkali jumlah kelahiran agak turun," ujarnya, Kamis (20/7/2023).

Dia menjelaskan bahwa dahulu pemerintah memang gencar mendirikan sekolah agar warga mau menuntut ilmu. Sehingga tidak heran, desa atau kelurahan ada 3 sampai 5 sekolah.

Saat ini, kata dia, kondisinya berbeda. Dia mengimbau untuk perangkat desa, ASN (Aparatur Sipil Negara) dan semuanya untuk menyekolahkan anaknya di SD negeri.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"SD negeri saat ini telah bagus. Ada program mengaji dan tafidz Alquran. Saya juga telah membuat Peraturan Bupati (Perbup) perihal setelah lulus bisa hafal juz amma," katanya.

Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko mengklaim masalah program SD negeri mampu bersaing. Tetapi jika angka kelahiran menurun, solusinya adalah regrouping.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dia menyebutkan bahwa kepala sekolah maupun guru menerapkan parenting yang melibatkan guru, murid dan orang tua atau wali murid.

“Harus berpadu supaya murid keren. Gadget dibatasi. Harus bersama-sama berkolaborasi. Anak sekarang perlu ditemani seperti sahabat,” pungkas Kang Giri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.